Amerika Serikat Siap Buat Senjata Hipersonik dalam Dua Tahun

Jumat, 23 Agustus 2019 11:43 Reporter : Merdeka
Amerika Serikat Siap Buat Senjata Hipersonik dalam Dua Tahun rudal hipersonik. ©Sputnik / Ildus Gilyazutdinov

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper mengatakan, Negeri Paman Sam itu dapat membuat senjata hipersonik dalam kurun waktu dua tahun.

"Saya pikir, (pembuatan senjata hipersonik) ini mungkin hanya perlu dua tahun," ujar Esper, seperti dikutip Sputnik, Kamis (22/8).

Pada 2 Agustus lalu, Amerika menarik diri dari perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty (INF) atau Traktat Tenaga Nuklir Jangka Menengah dengan Rusia. Akibatnya, Rusia menyatakan bahwa perjanjian tersebut dibatalkan. Kedua pihak saling menuduh telah melanggar perjanjian.

Sejak pembatalan perjanjian itu, Presiden Rusia Vladimir Putin terus memantau pengembangan rudal milik AS.

Awal pekan ini, Sekretaris Pejabat Angkatan Darat AS, Ryan McCarthy mengatakan bahwa Amerika tengah berusaha mengembangkan rudal balistik hipersoniknya. Pengembangan tersebut sebelumnya ditentang oleh perjanjian INF.

"Sehubungan dengan perjanjian INF, kami mencari mana yang dapat menguntungkan bagi kami," ungkap McCarthy menanggapi perjanjian INF.

Dilansir dari laman Express, minggu lalu AS mengumumkan senjata hipersonik jarak jauh yang direncanakan akan menandingi rudal Tomahawk, senjata yang digunakan di Suriah tahun lalu dan melawan sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 milik Rusia.

Senjata-senjata tersebut mampu menempuh jarak jauh dalam hitungan menit.

Perjanjian INF yang sebelumnya disepakati AS dan Rusia melarang pengembangan rudal dengan kemampuan jarak antara 310 dan 3.400 mil. Perjanjian tersebut dilakukan untuk meredam perang dingin antar kedua negara.

Menanggapi pengembangan senjata hipersonik AS, Ahli keamanan PBB, Renata Dwan mengingatkan risiko senjata nuklir yang digunakan merupakan senjata tertinggi sejak Perang Dunia II, lebih dari 70 tahun silam.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Amerika Serikat
  2. Rusia
  3. Militer
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini