Amerika ketar-ketir setelah Beijing jaga ketat Laut China Selatan

Jumat, 19 Februari 2016 07:07 Reporter : Pandasurya Wijaya
Amerika ketar-ketir setelah Beijing jaga ketat Laut China Selatan china kerahkan rudal anti serangan udara di pulau buatan di Laut China Selatan. ©Daily Mail

Merdeka.com - Sehari setelah Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama berkumpul dengan sepuluh pemimpin negara Asia Tenggara dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-AS di California pekan ini, seorang pejabat mengatakan Kementerian Pertahanan AS punya bukti China telah menempatkan peralatan tempur di sebuah pulau di Laut China Selatan.

Foto satelit memperlihatkan China sudah menempatkan peralatan tempurnya berupa rudal anti serangan udara di pulau buatan mereka di Laut China Selatan.

Kementerian Pertahanan Taiwan membenarkan berita itu setelah ada laporan bersumber dari citra satelit di Pulau Woody, bagian dari kepulauan Paracel.

"Kementerian Pertahanan sudah mengetahui ada sistem pertahanan rudal yang ditempatkan oleh China di Pulau Yongxing," kata juru bicara Kementerian kepada kantor berita AFP.

Koran the Daily Mail melaporkan, Rabu (17/2), pejabat pertahanan Amerika Serikat juga membenarkan China sudah menempatkan senjata berat yang diduga tiba di pulau itu dalam sepekan terakhir.

China selama ini sudah menguasai kepulauan Paracel yang juga diklaim oleh Vietnam dan Taiwan sejak pertengahan 1970-an dan berakhirnya Perang Vietnam.

Dalam beberapa bulan belakangan ketegangan di kawasan itu kian meningkat setelah China mereklamasi pulau itu. Kawasan Laut China Selatan dikenal sebagai jalur perdagangan sepertiga minyak dunia.

Dalam pertemuan dengan para pemimpin ASEAN itu Obama menyampaikan pering [pan] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini