Ahmadinejad setelah mundur dari presiden Iran

Selasa, 14 Mei 2013 08:05 Reporter : Pandasurya Wijaya
Ahmadinejad setelah mundur dari presiden Iran Ahmadinejad. REUTERS

Merdeka.com - Selama ini Ahmadinejad selalu didukung oleh pemimpin spiritual Iran Ayatullah Ali Khamenei. Dengan dukungan otoritas tertinggi Iran, tak seorang pun bisa berbuat banyak menghadapi Ahmadinejad. Namun masa itu akan segera berakhir tak lama lagi ketika pemilihan presiden digelar bulan depan, tepatnya 14 Juni mendatang, seperti dilansir al-monitor.com, akhir bulan lalu.

Pemilu selama ini menjadi hajatan terbesar dari Kementerian Dalam Negeri yang dikenal dekat dengan pengaruh Ayatullah. Ahmadinejad juga dinilai punya pengaruh kuat di beberapa kementerian penting.

Parlemen Iran khawatir Ahmadinejad akan memuluskan jalan tangan kanannya, Esfandiar Rahim Mashaie, menjadi presiden pada pemilu mendatang. Apalagi Mashaie merupakan besan Ahmadinejad. Putri Mashaie menikah dengan putra Ahmadinejad.

Parlemen Iran Januari lalu meloloskan aturan pemilu yang melarang seorang mendukung kandidat lain dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara dengan menggunakan fasilitas negara.

Badan Pengawas Pemilihan Umum Iran kemarin menyatakan Ahmadinejad bisa dikenai hukuman cambuk 74 kali karena melanggar aturan kampanye mendukung kandidat menggunakan fasilitas negara.

Menurut lembaga pengawas itu Ahmadinejad bisa terkena hukuman lantaran akhir pekan lalu menemani kepala stafnya Esfandiar Rahim Mashaie mendaftar pemilu dan mengenalkannya kepada publik sebagai kandidat calon presiden. Selain cambukan, hukuman itu juga bisa berupa penjara maksimal enam bulan.

"Di negara yang taat peraturan dan hukum tentu Ahmadinejad bisa dikenai hukuman itu. Tapi di Iran, orang bisa melanggar hukum dari mulai Ayatullah hingga warga di jalanan," kata Alireza Nurizadeh, direktur studi Arab dan Iran di Ibu Kota London, Inggris, kemarin, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya.

Jika Ahmadinejad terus mendukung Mashaie maka tak lama setelah pemilu bisa jadi Ahmadinejad merupakan mantan presiden pertama yang ditangkap di masa kepemimpinan Ali Khamenei. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Iran
  2. Mahmud Ahmadinejad
  3. Pemilu Iran
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini