Ahmadinejad dituding terlibat korupsi saat masih menjabat

Senin, 31 Juli 2017 13:53 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Ahmadinejad dituding terlibat korupsi saat masih menjabat TOKOH. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Iran dalam dua kali masa jabatan, Mahmud Ahmadinejad, kabarnya tersangkut skandal. Diduga dia menyelewengkan jutaan dolar duit negara ketika masih menjabat.

Dilansir dari laman Reuters, Senin (31/7), keterlibatan Ahmadinejad konon terungkap dalam tujuh kasus korupsi diusut oleh Pengadilan Tinggi Audit Iran. Menurut salah satu jaksa penuntut umum, Fayaz Shojaie, diduga Ahmadinejad menyelewengkan duit hingga lebih dari USD 2 juta dalam masa jabatan keduanya mulai 2009 hingga 2013, sebagai imbas dari kebijakannya.

Shojaie mengatakan rincian dugaan tujuh kasus rasuah itu sudah dipaparkan di depan parlemen Iran. Sebab, lembaga itu memang berada di bawah kendali legislatif. Namun, hingga kini belum jelas apakah Ahmadinejad sudah disidangkan dalam perkara itu, atau parlemen Iran baru mengusut dugaan keterlibatan Ahmadinejad berbekal putusan pengadilan. Shojaie juga pesimis kalau seluruh duit diselewengkan itu bisa kembali sepenuhnya.

"Sebagai langkah memperbaiki kerugian negara, putusan akhir sudah ditetapkan. Namun, kerugian negara dari keputusannya (Ahmadinejad) sangat berdampak besar sehingga kami tidak tahu cara bagaimana pengembaliannya," kata Shojaie.

Meski demikian, Shojaie juga tidak merinci bagaimana jika Ahmadinejad mampu mengembalikan kerugian negara sebesar itu. Ahmadinejad pun belum memberikan pernyataan soal tuduhan keterlibatannya dalam perkara rasuah.

Sosok Ahmadinejad memang populer di mata golongan kelas pekerja dan kaum miskin di Iran, karena menjanjikan bakal membagikan keuntungan eksplorasi minyak kepada mereka. Di masa jabatannya yang kedua, Ahmadinejad juga menerapkan subsidi bagi warga golongan menengah ke bawah.

Meski demikian, Ahmadinejad tidak disukai oleh kalangan garis keras. Sebab, sikapnya selalu bertentangan dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khameini. Ahmadinejad juga mencoba kembali peruntungannya dalam pemilihan presiden Mei lalu. Hanya saja dia didiskualifikasi oleh Dewan Penjaga. Konon setengah dari anggota Dewan Penjaga ditunjuk oleh Khameini menyarankan supaya Ahmadinejad tidak perlu mencalonkan diri lagi. [ary]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini