Ahmadinejad dan delegasi Iran pelesiran di Amerika Serikat

Jumat, 28 September 2012 11:00 Reporter : Ardini Maharani
Ahmadinejad dan delegasi Iran pelesiran di Amerika Serikat Mahmud Ahmadinejad. dailymail.co.uk

Merdeka.com - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad dan delegasinya berada di Kota Manhattan, Negara Bagian New York, Amerika Serikat untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB). Mereka juga tidak ketinggalan menikmati pelesiran di negara adidaya itu. Ahmadinejad rehat di hotel, sementara delegasinya sibuk berbelanja kebutuhan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (27/9), setelah menyampaikan pidato penuh semangat di mimbar MU PBB, Ahmadinejad memutuskan bersantai di Hotel Warwick, tempat menginap selama di Amerika. Para ajudannya ikut pelesiran dan masuk ke pusat belanja. Mereka membeli beberapa produk berkualitas baik dan mendapat potongan harga, namun tidak bisa dibawa pulang ke Iran.

Delegasi Iran membeli kebutuhan sehari-hari yakni shampo, sabun, vitamin, dan beberapa pakaian harga cukup murah. Ahmadinejad memang menegaskan ajudannya tidak sembarangan menggunakan uang negara. Dia menerapkan prinsip hemat sebab uang itu bukanlah milik mereka, meski diberi keleluasaan memakainya. "Setelah mendapat sanksi dari PBB atas program nuklir, kami tidak bisa membeli barang-barang seperti ini lagi di Iran sebab harganya cukup mahal," kata salah seorang ajudan Ahmadinejad enggan menyebutkan namanya.

Selama di Amerika, Ahmadinejad menyewa seluruh kamar hotel di dua lantai terbaik. Tarif seluruhnya Rp 15,3 juta semalam. Dia juga membawa bahan makanan langsung dari Iran dan koki pribadi untuk menyajikan menu khas Negeri Mullah itu sebab ia tidak biasa makan hidangan ala barat.

Jika Ahmadinejad dan delegasinya tengah menikmati gaya hidup perkotaan, beberapa warga Amerika malah sibuk berunjuk rasa di depan Hotel. Mereka mengecam pernyataan lelaki 55 tahun itu saat berada di podium MU PBB, menuding Amerika melakukan kekerasan dan intimidasi di negaranya. Dia juga membuat telinga utusan Israel panas hingga harus keluar ruangan. Ahmadinejad memang kerap berbicara spontan, berapi-api, penuh semangat, saat menyentil dua negara itu. Tak salah pengamanan untuknya sangat ketat selama berada di Negeri Paman Sam itu. [fas]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini