Ahmadinejad berpidato, delegasi Israel keluar

Selasa, 25 September 2012 16:31 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Ahmadinejad berpidato, delegasi Israel keluar Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad di ruang sidang Majlies Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat, Selasa (25/9). (dailymail.co.uk)

Merdeka.com - Perseteruan antara Iran dan Israel berlanjut hingga ke Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa hari ini di Kota New York, Amerika Serikat. Delegasi dari negara Zionis dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu keluar ruangan saat Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mulai berpidato.

Selama berpidato, Ahmadinejad selalu menyebut Zionis ketimbang menggunakan nama Israel. Dia menegaskan Israel tidak berhak menjadi sebuah negara. "Mereka telah menguasai wilayah itu (Palestina) 60 atau 70 tahun dengan sokongan dan kekuatan Barat. Mereka tidak punya akar sejarah di sana (Timur Tengah)," katanya seraya membandingkan sejarah Iran sudah berusia sepuluh ribu tahun, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (25/9). .

Ahmadinejad yang dalam pelbagai kesempatan selalu mengacungkan tanda damai menyerukan Israel harus segera disingkirkan. "Ini untuk memberantas si tukang perang dan pembunuh wanita dan anak-anak itu dari dunia ini," ucapnya.

Kepada sejumlah wartawan, pengagum mendiang pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatullah Khomeini ini mengaku tidak menanggapi serius rencana serangan militer oleh Israel. "Kami memiliki segala cara buat bertahan dan kami siap mempertahankan diri," dia menegaskan.

Perdana Menteri Israel bersama Menteri Pertahanan Ehud Barak pernah mengisyaratkan bakal menyerbu sejumlah fasilitas nuklir milik Negeri Mullah itu. Israel bersama Amerika meyakini Iran sedang mengembangkan bom nuklir, tuduhan yang berkali-kali dibantah oleh Iran. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Iran
  2. Israel
  3. Mahmud Ahmadinejad
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini