ABK WNI di Kapal Berbendera China Belum Terima Gaji & Kerja Lebih Dari 18 Jam Sehari

Senin, 11 Mei 2020 09:46 Reporter : Hari Ariyanti
ABK WNI di Kapal Berbendera China Belum Terima Gaji & Kerja Lebih Dari 18 Jam Sehari ABK Indonesia dibuang ke Laut. ©2020 Tangkapan Video dari Youtube MBCNews

Merdeka.com - Sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) WNI yang bekerja di kapal ikan berbendera China telah kembali ke Indonesia. Mereka bertemu dengan Menteri Luar Negeri setibanya di Jakarta pada Minggu (10/5) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI, Retno LP Marsudi mendapat informasi langsung dari mereka terkait dugaan pelanggaran HAM yang mereka terima selama bekerja di kapal tersebut. Retno mengatakan, dari hasil pertemuan tersebut, pihaknya mendapat informasi awal di antaranya persoalan gaji dan jam kerja yang melebihi batas waktu normal.

"Pertama, terdapat permasalahan gaji. Sebagian dari mereka belum menerima gaji sama sekali. Sebagian lainnya menerima gaji namun tidak sesuai dengan angka yang disebutkan di dalam kontrak yang mereka tandatangani," jelas Retno, dilansir dari lama Kemlu RI, Senin (11/5).

"Informasi lain yang saya peroleh dari mereka adalah mengenai jam kerja yang tidak manusiawi. Rata-rata mereka mengalami kerja lebih dari 18 jam per-hari," lanjutnya.

Baca Selanjutnya: Kemlu akan Pastikan Hak-hak para...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini