52 Persen Kasus Covid-19 di AS karena Varian Omicron BA.4 dan BA.5

Kamis, 30 Juni 2022 16:13 Reporter : Hari Ariyanti
52 Persen Kasus Covid-19 di AS karena Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Ilustrasi Omicron. Antara

Merdeka.com - Dua subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang menyebar cepat diperkirakan sumbang 52 persen kasus Covid di Amerika Serikat (AS) sampai 25 Juni. Hal ini disampaikan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) pada Selasa.

Dua subvarian ini menyumbang lebih dari sepertiga kasus Covid di AS pada pekan ketiga Juni atau 18 Juni. Pada Maret, BA.4 dan BA.5 dimasukkan ke dalam daftar pemantauan WHO dan ditetapkan sebagai varian yang mengkhawatirkan (variant of concern) oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECPDC).

Dikutip dari Reuters, Kamis (30/6), CDC memperkirakan BA.4 menyumbang 15,7 persen kasus Covid di AS pada pekan keempat Juni atau 25 Juni, sedangkan BA.% menyumbang 36,6 persen kasus.

Sejumlah produsen vaksin seperti Pfizer, Moderna, dan Novavax Inc sedang menguji vaksin Covid yang diperbarui yang dirancang untuk melawan varian Omicron.

Pfizer dan Moderna mengatakan vaksin baru mereka ini tampak ampuh melawan subvarian Omicron, walaupun perlindungannya tidak sekuat saat melawan subvarian BA.1.

Para ahli dari luar Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) menggelar pertemuan pada Selasa untuk membahas apakah perlu mengubah vaksin Covid untuk melawan varian virus corona di masa depan. [pan]

Baca juga:
Waspada Gelombang Baru Covid, Ini Daftar Varian Virus Corona Paling Menular
Update Kasus Omicron BA.4 dan BA.5: Naik jadi 388, Terbanyak di Jakarta
Omicron BA5.1 Mengamuk di Makau, Restoran dan Tempat Hiburan Ditutup
Subvarian Baru Virus Corona Kebal Antibodi yang Dipicu Vaksinasi & Infeksi Omicron

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini