52 Orang Tewas Terkait Protes Kematian Penyanyi di Ethiopia

Rabu, 1 Juli 2020 18:28 Reporter : Iqbal Fadil
52 Orang Tewas Terkait Protes Kematian Penyanyi di Ethiopia Hachalu Hundessa. ©BBC.com

Merdeka.com - Paling sedikit 52 orang dilaporkan tewas di wilayah Oromia, Ethiopia, dalam protes terkait kasus kematian akibat penembakan seorang penyanyi, Haacaaluu Hundeessaa.

Dikutip dari Reuters, Senin (29/6) malam, Haacaaluu ditembak hingga meninggal dunia. Pihak kepolisian menyebut peristiwa itu sebagai "pembunuhan yang ditargetkan" (targeted killing).

Protes massa kemudian pecah keesokan pagi di sejumlah kota di wilayah Oromia, termasuk Ibu Kota Addis Ababa, hingga mengakibatkan korban jiwa dari pihak demonstran dan anggota pasukan keamanan, serta toko-toko dibakar.

"Kita tidak bersiap dengan hal ini," kata juru bicara Getachew Balcha.

Sebelumnya, kepolisian menyatakan seorang polisi juga terbunuh di Addis Ababa, dan tiga ledakan yang terjadi menewaskan dan melukai sejumlah orang.

Baca Selanjutnya: Lagu Perjuangan Demonstran...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ethiopia
  3. Pembunuhan
  4. Demonstrasi
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini