5 Pejabat termasuk Menhan Laos tewas dalam kecelakaan pesawat

Sabtu, 17 Mei 2014 17:54 Reporter : Vincent Asido Panggabean
5 Pejabat termasuk Menhan Laos tewas dalam kecelakaan pesawat Kecelakaan pesawat Laos. ©Reuters

Merdeka.com - Sebuah pesawat militer Laos hari ini jatuh, menewaskan lima pejabat senior di dalamnya termasuk Menteri Pertahanan negara komunis itu, Douangchay Phichit. Ini seperti dilaporkan otoritas Thailand.

Kelompok itu diyakini sedang bepergian untuk menghadiri sebuah upacara resmi di Provinsi Xiangkhouang, sebelah timur laut Laos, dengan jet angkatan udara yang diproduksi oleh Antonov, Ukraina, seperti dilansir surat kabar Hindustan Times, Sabtu (17/5).

"Menteri Pertahanan Laos Douangchay Phichit berada di antara lima pejabat senior negara itu yang tewas dalam kecelakaan tersebut," kata Sekretaris Permanen Kementerian Pertahanan Thailand, Nipat Thonglek, kepada AFP.

Dia mengatakan dirinya telah mengetahui kabar itu dari seorang pejabat senior militer Laos dan akan menghadiri pemakaman resmi menteri pertahanan atas nama Thailand.

Kementerian luar negeri di Bangkok mengatakan sekitar 20 orang berada di pesawat tersebut, termasuk gubernur Vientiane dan beberapa tokoh lainnya.

Kantor berita resmi Laos KPL mengonfirmasi kecelakaan itu dan mengatakan kini sedang berusaha untuk menyelamatkan para korban.

Dikatakan bahwa kecelakaan pesawat Antonov AN-74TK-300 itu dioperasikan oleh Angkatan Udara Laos, tetapi tidak memberikan informasi apapun tentang penumpang atau para korban.

"Pihak berwenang prihatin dan sekarang membantu untuk menyelamatkan para korban," katanya dalam laporan singkat berbahasa Inggris. "Penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki."

Kantor berita KPL menunjukkan gambar reruntuhan pesawat di hutan Laos.

Menurut Jaringan Keselamatan Penerbangan, Laos telah mecatat 30 kecelakaan udara fatal sejak tahun 1950.

Pada Oktober tahun lalu, sebuah pesawat sipil yang dioperasikan oleh Lao Airlines terjun ke Sungai Mekong akibat cuaca buruk, menewaskan 49 orang yang ada di dalamnya.

Negara yang terkurung daratan berpenduduk sekitar tujuh juta orang itu memiliki pemerintah otoriter satu partai dan merupakan salah satu negara termiskin di Asia. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Laos
  2. Kecelakaan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini