4 Alasan Jacinda Ardern Layak Dapat Nobel

Selasa, 26 Maret 2019 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
4 Alasan Jacinda Ardern Layak Dapat Nobel Jacinda Ardern. ©REUTERS

Merdeka.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menarik simpati dunia lantaran langkahnya menyelesaikan kasus tragedi penembakan di dua masjid Selandia Baru. Ia mampu mengatasi negaranya saat tertimpa masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Atas tindakannya ini, Ardern didorong agar masuk nominasi Nobel Perdamaian. Sekitar 3.000 orang menandatangani sebuah petisi Change.org, sedangkan petisi di situs web Prancis AVAAZ.org memiliki lebih dari 1.000 tanda tangan.

Banyak orang mengusulkan PM Jacinda Ardern sebagai nominasi setelah peristiwa penembakan di dua masjid yang ada di Christchurch. Lalu apa alasannya Jacinda Ardern layak mendapat Nobel Perdamaian ini?

1 dari 4 halaman

Respon Ardern Terhadap Tragedi di Christchurch

Masyarakat menilai respon Ardern terhadap tragedi penembakan di Christchurch sangat baik. Karena itulah mereka mengusulkan Ardern mendapat Nobel Perdamaian.

"Menyusul peristiwa tragis Christchurch, Selandia Baru dan respons yang memadai, terbuka dan damai dari Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, kami ingin mengusulkan dia sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian yang akan datang," tulis situs Prancis AVAAZ.org.

2 dari 4 halaman

Melawan Rasisme

Ardern menyerukan perjuangan global untuk membasmi rasisme berideologi sayap kanan. Ini menyusul serangan teror mematikan pekan lalu pada dua masjid di Christchurch.  

Dalam salah satu wawancara pertamanya sejak tragedi terkelam dalam sejarah Selandia Baru, Ardern juga mengatakan menolak gagasan bahwa kenaikan imigrasi memicu rasisme.

"Ada tanggung jawab untuk membuang nasionalisme sayap kanan ada dan memastikan bahwa kita tidak akan pernah menciptakan lingkungan di mana ideologi itu dapat berkembang."

"Tapi saya akan membuat seruan global (untuk hal itu)," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Ardern Mendukung Perubahan UU Senjata

PM Jacinda Ardern sepakat akan dilakukan perubahan UU Senjata dalam waktu 10 hari. Revisi UU ini mendesak dilakukan setelah serangan teror di dua masjid di Kota Christchurch. "Kabinet Selandia Baru telah memberikan dukungannya untuk perubahan UU Senjata," kata Ardern.

"Pada akhirnya dalam 10 hari dari tindakan terorisme yang mengerikan ini kita akan mengumumkan reformasi yang, saya percaya, akan membuat komunitas kita lebih aman," jelasnya dalam konferensi pers pada Senin (18/3).

Sebelumnya, sebuah toko senjata di Christchurch, Gun City milik David Tipple mengakui menjual senjata secara daring kepada pelaku penembakan. Pelaku membeli empat senjata dan amunisi melalui sebuah proses pemesanan surat daring yang diverifikasi polisi.

Toko tersebut mendeteksi tak ada hal aneh terkait pembeli. Tak satu pun dari senjata yang dijual kepada pelaku jenis gaya militer dan senjata semi-otomatis.

4 dari 4 halaman

Ardern Menghormati Semua Masyarakat di Selandia Baru

Ardern menjadi salah satu pemimpin yang menghormati dan melindungi seluruh masyarakatnya, tanpa terkecuali. Hal ini menularkan efek positif pada masyarakatnya yang juga saling melindungi dan menghormati.

Salah satu contohnya usai tragedi penembakan terjadi. Ardern langsung mengecam tindakan pelaku. Tak hanya itu saja, Ardern datang mengunjungi keluarga korban dengan berpakaian serba hitam dan berkerudung. Ia memeluk kerabat korban untuk memberikan penguatan dan meyakinkan komunitas Muslim di Christchurch dan Selandia Baru, bahwa negara akan menjamin keamanan mereka.

"Polisi akan menjaga masjid-masjid di Selandia baru untuk menjaga keamanan sampai tidak terlihat lagi adanya ancaman," ujar Jacinda.

Ardern juga menghadiri salat Jumat di Masjid Al Noor. Ini adalah salah Jumat pertama pascapenyerangan brutal di dua masjid Kota Christchurch. Ardern terlihat mengenakan pakaian serba hitam dan kerudung hitam. [has]

Baca juga:
Egg Boy Akhirnya Buka Suara: Telur Ini Menyatukan Semua Orang
Kenang Para Korban, PM Selandia Baru Akan Gelar Zikir Nasional Jumat Depan
Banyak Warga Selandia Baru & Australia Tertarik Mempelajari Islam Usai Aksi Teror
Ribuan Orang Dukung PM Selandia Baru Jacinda Ardern Raih Nobel Perdamaian
Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru Terancam Penjara Seumur Hidup

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini