117 Juta Anak Terancam Tidak Mendapatkan Imunisasi Akibat Pandemi Corona

Selasa, 14 April 2020 10:13 Reporter : Iqbal Fadil
117 Juta Anak Terancam Tidak Mendapatkan Imunisasi Akibat Pandemi Corona imunisasi difteri. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sebanyak 117 juta anak di seluruh dunia diperkirakan kehilangan kesempatan mendapatkan imunisasi campak akibat wabah Covid-19. Selain kebijakan social distancing dan lockdown yang diterapkan oleh berbagai negara saat ini, pelayanan kesehatan juga diprioritaskan untuk menangani pasien corona.

Pandemi Corona juga membuat kampanye imunisasi campak di 24 negara telah ditunda yang berpotensi menempatkan anak-anak di 37 negara dalam risiko, menurut lembaga Inisiatif Campak & Rubella (M&RI), yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan UNICEF.

"Jika pilihan yang sulit untuk menghentikan vaksinasi diambil karena penyebaran Covid-19, kami mendesak para pemimpin untuk mengintensifkan upaya untuk melacak anak-anak yang tidak divaksinasi, sehingga populasi yang paling rentan dapat diberikan vaksin campak segera setelah itu memungkinkan untuk dilakukan," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters, Selasa (14/4).

"Sementara kita tahu ada banyak tuntutan pada sistem kesehatan dan pekerja garis depan selama dan setelah ancaman Covid-19, memberikan semua layanan imunisasi, termasuk vaksin campak, sangat penting untuk menyelamatkan jiwa."

Penyakit pernapasan Covid-19 telah menewaskan lebih dari seratus ribu orang dan membuat negara-negara di dunia menerapkan kebijakan karantina wilayah atau lockdown untuk mencoba menghentikan penyebaran virus corona.

Di tengah pandemi corona ini, lonjakan wabah campak merupakan ancaman kesehatan global utama lainnya. WHO mengatakan pada Desember lalu bahwa campak telah menginfeksi hampir 10 juta orang pada tahun 2018 dan membunuh 140.000, kebanyakan anak-anak..

Penyakit akibat virus ini sangat menular tetapi dapat dicegah dengan imunisasi massal, yang dilakukan terhadap bayi dan anak-anak sebagai bagian dari layanan kesehatan rutin.

Baca Selanjutnya: Dengan perjuangan melawan Covid-19 di...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini