Waspada, kabar pekerja dapat Rp 21 juta dari BPJS Ketenagakerjaan hoaks

Selasa, 28 Agustus 2018 10:06 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Waspada, kabar pekerja dapat Rp 21 juta dari BPJS Ketenagakerjaan hoaks BPJS Ketenagakerjaan. ©bpjsketenagakerjaan.co.id

Merdeka.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyatakan kabar bahwa pekerja yang bekerja antara tahun 1990 dan 2018 mendapat Rp 21 juta adalah bohong alias hoaks. BPJS meminta masyarakat waspada dan tak termakan kabar menyesatkan ini.

"Ini hoaks dari oknum tidak bertanggung jawab, yang coba mengambil keuntungan dari brand BPJS. Mohon masyarakat waspada, untuk mengecek lebih dulu segala informasi yang beredar," ujar Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar-Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Baja, kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (28/8).

Irvansyah menambahkan BPJS telah mengambil langkah preventif dengan meminta pengelola resmi platform sosial media untuk menutup akun terindikasi penipuan dan tindak kriminal.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan perwakilan pengelola resmi sosmed tersebut untuk menutup akun-akun yang terindikasi penipuan dan kriminal," tuturnya.

BPJS meminta masyarakat untuk mengklarifikasi segala kabar yang beredar di kantor cabang terdekat atau melalui website dan sosial media resmi BPJS Ketenagakerjaan. "Atau bisa juga dengan menghubungi call center 1500910."

Berikut kutipan kabar hoaks terkait BPJS Ketenagakerjaan baru-baru ini:

"Mereka yang bekerja antara tahun 1990 dan 2018 memiliki hak untuk menarik Rp 21 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Cari tahu apakah nama Anda ada dalam daftar orang-orang yang memiliki hak untuk menarik dana ini:
https://mobv.info/-bpjs"

[bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini