Kapolri Tegaskan Berita 'Tembak Mati Perusuh Sekalipun Cucu Nabi' Hoaks

Kamis, 2 Mei 2019 11:59 Reporter : Tim Merdeka
Kapolri Tegaskan Berita 'Tembak Mati Perusuh Sekalipun Cucu Nabi' Hoaks Hoaks Polri siap tembak mati perusuh NKRI. ©Istimewa

Merdeka.com - Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan informasi di media sosial terkait perintahnya menembak mati pengganggu kedaulatan NKRI sekalipun cucu nabi adalah berita bohong alias hoaks. Dalam artikel tersebut juga dikaitkan dengan seruan people power oleh Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Tito menjelaskan dia tidak pernah mengatakan hal itu.

"Ada beberapa hoaks yang mengatasnamakan saya. Contohnya perintah Kapolri tembak di tempat meskipun itu cucu nabi, tidak pernah saya katakan itu. Tidak ada pernyataan mengenai itu," tutur Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019).

Tito menyebut, pihaknya kini sedang menelusuri pembuat artikel tersebut. Terlebih, dia merasa ada upaya adu domba antara pihak kepolisian dengan umat Islam.

"Prinsip bagi Polri, kalau ada gerakan massa (terkait people power), kita akan menangani prosedur yang berlaku secara proporsional. Mulai yang ringan, yang persuasif, sampai pada upaya paksa sesuai aturan yang berlaku baik di nasional, internasional," jelas Tito.

Tersebar sebuah artikel berjudul "HRS Akan Kerahkan People Power, Polri: Kami Siap Tembak 'Mati' Perusuh NKRI Sekalipun Itu Cucu Nabi".

Informasi itu beredar di media sosial Facebook, Blog, hingga Instagram. Di dalamnya sendiri berisikan pernyataan Tito yang mendorong adanya rekonsiliasi kubu Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno usai Pilpres 2019. Postingan itu ditambahi pernyataan hoaks soal perintah tembak mati di tempat.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini