CEK FAKTA: Waspada Berbagai Penipuan Mengatasnamakan PPATK

Kamis, 1 Oktober 2020 17:23 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Waspada Berbagai Penipuan Mengatasnamakan PPATK waspada penipuan mengatasnamakan ppatk. Instagram PPATK

Merdeka.com - Beredar berbagai modus penipuan mengatasnamakan Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK). Salah satunya berupa sertifikat dan akun layanan WhatsApp atas nama PPATK.

Layanan WhatsApp tersebut mengaku sebagai pegawai atau pejabat PPATK yang meminta sejumlah dana untuk melakukan legalisasi atau sertifikasi atas pengiriman uang dari luar negeri.

Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK) melalui akun Instagramnya @ppatk_indonesia menegaskan layanan Whatsapp, meminta sejumlah dana untuk melakuakn legalisasi atau sertifikasi tidak benar.

"Halo FIUtizen!
Akhir-akhir ini banyak sekali laporan dari masyarakat bahwa ada pihak yang mengaku pegawai atau pejabat PPATK melakukan tindakan penipuan dengan menggunakan layanan Whatsapp, meminta sejumlah dana untuk melakuakn legalisasi atau sertifikasi atas pengiriman uang dari luar negeri untuk korban. Informasi tersebut TIDAK BENAR!

Selangkapnya, yuk cek gambar berikut!

Ingat, selalu waspada!
Seluruh layanan masyarakat PPATK GRATIS!
Jika ada pihak yang meminta dana dan mengatasnamakan PPATK, ABAIKAN atau LAPORKAN segera!."

Selain itu PPATK juga mengunggah beberapa gambar yang berisi agar masyarakat waspada penipuan mengastanamakan PPATK. Pertama, PPATK tidak pernah memungut biaya apapun terkait pelayanan publik.

waspada penipuat mengatasnamakan ppatk
Instagram PPATK

Unggahan kedua, terdapat sertifikat yang merupakan salah satu contoh dokumen palsu untuk melakukan penipuan. PPATK hanya mengeluarkan produk berupa Hasil Analisis. Hasil Pemeriksaan Informasi dan Rekomendasi kepada Mitra Kerja Strategis (KPK, BNN, Kejaksaan Agung, Polri, Ditjen Bea & Cukai, Ditjen Pajak).

waspada penipuat mengatasnamakan ppatk
Instagram PPATK

Kemudian contoh bentuk penipuan berkedok transfer dari penipu kepada korban. PPATK tidak pernah memungut biaya apapun terkait pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

waspada penipuat mengatasnamakan ppatk
Instagram PPATK

Terakhir, abaikan segala pesan yang dikirim oleh nomor +62 858-2483-7719 karena nomor tersebut bukan nomor resmi layanan WhatsApp PPATK ataupun pegawai PPATK.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini