CEK FAKTA: Viral Puluhan Gubuk Tempat Karantina, Bukan di Jawa Timur Tetapi Myanmar

Jumat, 10 April 2020 13:06 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Viral Puluhan Gubuk Tempat Karantina, Bukan di Jawa Timur Tetapi Myanmar Hoaks gubuk untuk karantina di Jawa Timur. Facebook/Jaka Donie

Merdeka.com - Potret sekumpulan gubuk dari bambu beredar di media sosial Facebook. Salah satunya akun Facebook Jaka Donie. Menurut akun ini, gubuk-gubuk tersebut merupakan tempat karantina bagi TKI yang baru pulang dari luar negeri.

Terdapat tiga foto yang diunggah akun Jaka Donie. Foto pertama, ada sederetan gubuk dari bambu beralaskan tanah yang tandus. Di foto kedua, terdapat seorang berpakaian APD sambil mengecek suhu tubuh seseorag di dalam gubuk itu. Dan foto ketiga, terlihat seorang pria sedang duduk di dalam gubuk.

hoaks gubuk untuk karantina di jawa timur

Facebook/Jaka Donie

"Pemerintah jawa timur sdh menyiapkan 52 buah tempat kurantin bagi TKI yg bru pulang dari luar negri. Mereka akan Di kuarantin selama likor likor nam belas hari." tulis akun Facebook Jaka Donie.

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, ditemukan artikel yang dimuat Tempo.co berjudul "[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Lokasi Karantina Corona untuk TKI dari Luar Negeri yang Pulang ke Jawa Timur?" pada 9 April 2020.

Untuk memastikan lokasi yang sebenarnya dari foto-foto tersebut, Tempo menggunakan tool Source. Hasilnya, ditemukan bahwa foto-foto itu pernah dimuat di sejumlah situs media Myanmar. Foto-foto tersebut diambil di sebuah lokasi karantina untuk para pendatang di Myanmar.

Dilansir dari artikel di Bamakhit.com yang dimuat pada 1 April 2020, gubuk-gubuk itu dibangun di negara bagian Shan, Myanmar, yang berbatasan dengan Cina, Thailand, dan Laos. Puluhan gubuk tersebut dipakai untuk mengkarantina para pendatang atau imigran selama 14 hari.

Dikutip dari artikel di Democratic Voice of Burma pada 1 April 2020, lokasi karantina itu didirikan dan dikelola oleh Tentara Negara Wa Bersatu (UWSA), pasukan militer di wilayah otonomi Wa, bersama Departemen Kesehatan Myanmar.

Para petugas akan melaporkan hasil pemantauan terhadap para pendatang ke pejabat kesehatan Myanmar. Sejauh ini, terdapat 84 pendatang yang tercatat menempati lokasi karantina di distrik Mong Hsat. Pada 1 April, tersisa 51 pendatang yang masih dikarantina.

Dilansir dari artikel di Myanmarmix.com pada 2 April 2020, kembalinya puluhan ribu pekerja migran dari Thailand memang menjadi keprihatinan utama bagi para pejabat Myanmar. Mereka khawatir para pendatang tersebut bakal menyebarkan virus Corona Covid-19 ketika bepergian di Myanmar.

Pemerintah Myanmar pun meminta para migran untuk melakukan karantina selama dua minggu. Namun, instruksi tersebut diabaikan. Oleh karena itu, beberapa wilayah di Myanmar mengambil inisiatif untuk mendirikan kamp karantina sementara.

Aktivis kemanusiaan Matt Walsh juga pernah mengunggah foto-foto lokasi karantina bagi para migran yang kembali ke Myanmar tersebut di Twitter. Dalam unggahannya pada 2 April 2020 itu, Walsh mencuit bahwa foto-foto itu diambil di negara bagian Shan dan wilayah otonomi Wa.

Kesimpulan

Potret gubuk yang diunggah oleh akun Facebook Jaka Donie bukanlah tempat karantina TKI di Jawa Timur, melainkan sebuah tempat karantina yang dibuat oleh Pemerintah Myanmar untuk mengkarantina selama dua minggu. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini