CEK FAKTA: Tidak Benar, Video TNI & Negara Lain Bersatu untuk Perang di Palestina

Selasa, 18 Mei 2021 11:32 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar, Video TNI & Negara Lain Bersatu untuk Perang di Palestina Ilustrasi. ©REUTERS/Mohammed Salem

Merdeka.com - Beredar video yang mengklaim tentara dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Afghanistan, Turki termasuk Indonesia bersatu untuk berperang di Palestina.

Klaim itu muncul dalam video yang terbagi dalam empat gambar. Terlihat dalam video itu, parade tentara dengan kendara tempur. Berikut narasinya:

"Bismillah. Hari ini petang ini.smua tentara Indonesia. Malaysia.burunai. afganistan. Turki bersatu. Doakan tentara2 kita... Kita mau lebaran. Tentara berangkat mau perang untuk membela agama Allah di #palestin."

cek fakta tidak benar video tni amp negara lain bersatu untuk perang di palestina

Penelusuran

Hasil penelusuran, dilansir dari Tempo.co, bahwa video-video tersebut diambil di waktu dan lokasi yang berbeda-beda, dengan konteks yang berbeda-beda pula. Tidak ada kaitan agedan dalam video tersebut dengan ketegangan antara Palestina dan Israel. Berikut penjelasan atas video-video itu:

Video I

cek fakta tidak benar video tni amp negara lain bersatu untuk perang di palestina

Video ini pernah beredar di media sosial pada akhir April 2021 lalu. Ketika itu, video tersebut diklaim sebagai video yang memperlihatkan pengiriman pasukan TNI ke Papua sebagai imbas dari terbunuhnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Papua.

Organisasi cek fakta Mafindo telah memverifikasi klaim tersebut, dan ternyata video itu terkait dengan penugasan Batalion Infanteri (Yonif) 131 Braja Sakti dalam Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini.

Video II

cek fakta tidak benar video tni amp negara lain bersatu untuk perang di palestina

Video ini pernah diunggah di aplikasi TikTok oleh akun @turkishcardoo pada 13 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun itu hanya menulis, "Tentara Muhammad akan datang." Tidak terdapat penjelasan lain yang mengaitkan video itu dengan memanasnya konflik antara Palestina dan Israel.

Video III

cek fakta tidak benar video tni amp negara lain bersatu untuk perang di palestina

Video ini diunggah akun TikTok @antistressor. Dalam profilnya, akun itu menulis bahwa video-video yang diunggahnya diambil dari kanal YouTube milik Kementerian Pertahanan Rusia. Video di atas sendiri diunggah ke TikTok pada 7 Mei 2021.

Dilansir dari CNN Indonesia, pada 9 Mei 2021, Rusia memperingati Hari Kemenangan atau Victory Day ke-76. Peringatan hari kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II ini diisi dengan parade militer. Sebanyak 12 ribu personel militer ambil bagian dalam parade tersebut. Rusia pun memamerkan lebih dari 190 kendaraan militer, termasuk peluncur rudal balistik.

Dalam artikelnya, CNN Indonesia pun memuat sejumlah foto yang diambil dari parade militer tersebut. Dalam salah satu foto, terdapat kendaraan tempur yang sama dengan yang terlihat dalam video di atas.

Video IV

cek fakta tidak benar video tni amp negara lain bersatu untuk perang di palestina

Video ini merupakan video milik akun TikTok @antistressor diunggah pada 12 April 2021, sebelum kembali memanasnya konflik antara Palestina dan Israel baru-baru ini. Dalam keterangannya, akun itu juga menulis, "Hari ini adalah 12 April - Hari Kosmonautika!" Dalam video tersebut, memang terlihat pesawat ruang angkasa yang hendak diluncurkan.

Pesawat ruang angkasa yang identik itu terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube oleh kanal milik stasiun televisi Rusia, Channel One, pada 9 April 2021. Video tersebut berjudul "Peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz dari Baikonur didedikasikan untuk peringatan penerbangan berawak pertama ke luar angkasa".

Dikutip dari Spacenews.com, pada 9 April 2021, pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa dua kosmonot Rusia dan satu astronot Amerika Serikat tiba di Stasiun Luar Angkasa, beberapa jam setelah peluncurannya dari Kazakhstan. Roket Soyuz-2.1a ini lepas landas dari Kosmodrom Baikonur pada pukul 03.42 waktu Timur, menempatkan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 ke orbit. Pesawat ini merapat dengan modul Stasiun Rassvet pada pukul 07.05.

Foto-foto persiapan peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 itu pun pernah dimuat oleh Tempo pada 7 April 2021. Pesawat ini diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Soyuz MS-18 akan membawa astronot Mark Vande Hei dari NASA, AS, serta kosmonot Oleg Novitskiy dan Pyotr Dubrov dari Roscosmos, Rusia.

Kesimpulan

Video yang diklaim sebagai tentara Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Afghanistan, dan Turki yang bersatu untuk berperang di Palestina adalah tidak benar. Faktanya video tersebut diambil dalam waktu dan kegiatan berbeda serta tidak ada kaitannya dengan ketegangan yang terjadi antara Israel dan Palestina.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://cekfakta.tempo.co/fakta/1369/keliru-klaim-ini-video-tni-yang-bersatu-dengan-tentara-negara-lain-untuk-perang-di-palestina [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini