CEK FAKTA: Tidak Benar Video Rakyat India Marah Karena Bosan dengan Prokes Covid-19

Kamis, 6 Mei 2021 14:59 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Video Rakyat India Marah Karena Bosan dengan Prokes Covid-19 Tidak Benar Video Rakyat India Marah Karena Bosan dengan Prokes Covid-19. Liputan6.com

Merdeka.com - Beredar video yang diklaim sebagai rakyat India marah karena sudah muak dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Dalam video itu, terlihat orang menyerang kendaraan roda empat jenis jip berwarna putih. Kemudian seorang yang berada di dalam kendaraan tersebut melarikan diri dan dikejar oleh sejumlah orang.

Berikut narasinya:

"Rakyat India sudah mulai naik pitam karena sudah muak di jajah ilmu sampah kedokteran yg mewajibkan Prokes ketat!Aparat di serang!!Masih ingat aturan cambuk dan tampar oleh aparat jika ada yg melanggar Prokes???Setelah saya aktif sebar info kebenaran dan Rakyat India tahu sudah di tipu Pandemi rekayasa bhw Covid19 bukan Virus dan Tidak menular...Maka gantian..Aparat di serang!!!"

tidak benar video rakyat india marah karena bosan dengan prokes covid 19
Liputan6.com

Penelusuran

Melansir dari Liputan6.com yang melakukan penelusuran. Video itu mengarah pada akun Youtube Kalinga TV yang memuat video berjudul "Locals Sets Police Van Ablaze After Youth Dies Allegedly Being Beaten Up By Cops || News Corridor", pada 13 Januari 2021.

Di video itu ada tayangan kendaraan jenis jip yang diserang dan dibakar masyarakat, suasana dan komposisi video tersebut identik dengan klaim.

Penelusuran dilanjutkan menggunakan google search dengan kata kunci "Locals Sets Police Van Ablaze After Youth Dies Allegedly Being Beaten Up By Cops || News Corridor".

Hasilnya mengarah pada artikel berjudul "Irate mob sets police van ablaze over youth’s death in Bhadrak" yang dimuat situs prameyanews.com, pada 13 Januari 2021. Artikel tersebut memuat foto kendaraan dan suasana yang identik dengan video klaim.

Artikel situs prameyanews.com menyebutkan, ketegangan meletus ketika penduduk setempat membakar mobil polisi dan menghantam personel polisi atas kematian seorang pemuda di Alinagar Square di distrik Bhadrak, India pada hari Rabu.

Almarhum diidentifikasi sebagai Bapi Mahalik, penduduk desa Hatuari di bawah Nayan dan Panchayat.

Menurut penduduk setempat, almarhum pergi ke rumah saudara perempuannya untuk bekerja. Dalam perjalanan, tiba-tiba polisi diduga mengejarnya karena beberapa alasan yang dirahasiakan.

Saat polisi mengejarnya, Bapi ketakutan dan jatuh ke kolam terdekat dan meninggal karena tenggelam.

Kemudian, penduduk setempat melakukan pemblokiran jalan antara Bhadrak dan Chandbali dengan menjaga jenazah di jalan raya dan melakukan protes dengan membakar ban.

Saat polisi tiba di lokasi untuk mengambil kendali atas situasi, warga yang marah meronta-ronta dan membakar kendaraan mereka. Mereka juga melempari batu karena lebih banyak pasukan polisi yang dikerahkan untuk mengendalikan situasi.

Kesimpulan

Video yang diklaim rakyat India marah karena sudah muak dengan protokol kesehatan Covid-19 adalah tidak benar.

Faktanya, video itu sebenarnya aksi protes warga atas kematian seorang pemuda distrik Bhadrak bernama Bapi Mahalik akibat pengejaran polisi dengan beberapa alasan yang dirahasiakan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.youtube.com/watch?v=KsVvT3_fSA4&t=25s
https://www.prameyanews.com/irate-mob-sets-police-van-ablaze-over-youths-death-in-bhadrak/
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4550528/cek-fakta-tidak-benar-rakyat-india-marah-karena-sudah-muak-dengan-prokes-covid-19-dalam-video-ini [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini