CEK FAKTA: Tidak Benar, Video Presiden Rusia Putin Dipenjara

Senin, 19 September 2022 15:32 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar, Video Presiden Rusia Putin Dipenjara vladimir putin. ©Sputnik/Evgeniy Paulin/Kremlin via REUTERS

Merdeka.com - Beredar rekaman yang diklaim menampilkan wajah Presiden Rusia, Vladimir Putin di dalam penjara. Presiden Putin diklaim ditangkap atas tuduhan terorisme.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria dengan wajah mirip Presiden Rusia, di dalam jeruji besi. Berikut narasinya:

"Berita terbaru: Kementerian Luar Negeri mengumumkan kudeta di Rusia dan mengatakan Putin telah ditempatkan di bawah tahanan rumah," bunyi tweet yang sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.

cek fakta tidak benar video presiden rusia putin dipenjara
Istimewa

Penelusuran

Melansir dari AFP Fact Check, video yang diklaim Presiden Rusia, Vladimir Putin dipenjara adalah hasil rekayasa. Video aslinya wajah Mikhail Khodorkovsky, seorang taipan minyak yang menghabiskan satu dekade di penjara.

Video tersebut merupakan film dokumenter yang menuduh pihak berwenang Rusia mengatur serangkaian pemboman blok apartemen pada tahun 1999.

Rekaman asli diambil dari "Khodorkovsky", sebuah film dokumenter 2011 tentang mantan oligarki yang dipenjara pada tahun 2003 dan menghabiskan satu dekade di penjara untuk tuduhan termasuk penipuan dan penghindaran pajak setelah bentrok dengan Putin.

Dia sekarang tinggal di pengasingan di Inggris dan telah menjadi salah satu kritikus Putin yang paling menonjol.

Halaman IMBd film dokumenter itu menampilkan berbagai foto yang menunjukkan Khodorkovsky di pengadilan, yang menunjukkan dia di dalam sangkar yang diapit oleh penjaga dan mengenakan jaket dan atasan gelap yang sama seperti yang dikenakan Putin dalam rekaman yang direkayasa.

Kesimpulan

Video yang diklaim Presiden Rusia, Vladimir Putin dipenjara adalah hasil rekayasa. Video aslinya, wajah Mikhail Khodorkovsky, seorang taipan minyak yang menghabiskan satu dekade di penjara.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.32JA7P8

[lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini