CEK FAKTA: Tidak Benar Vaksin yang Digunakan Presiden Jokowi Beda dengan Masyarakat

Selasa, 22 Desember 2020 18:01 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Vaksin yang Digunakan Presiden Jokowi Beda dengan Masyarakat Presiden Jokowi Hadiri KTT APEC. ©2020 Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Beredar informasi vaksin yang digunakan Presiden Jokowi dengan masyarakat berbeda. Informasi itu menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menggunakan vaksin Covid-19 bermerek Pfizer, sedangkan masyarakat menggunakan vaksin Covid-19 bermerek Sinovac. Informasi tersebut beredar di media sosial.

tidak benar vaksin yang digunakan presiden jokowi berbeda dengan masyarakat
turnbackhoax

"Waspadalah !!

#Pfizer dipersiapkan untuk J0k0d0k & antek² rez1m #Sinovac buat kelinci percobaan alias RakYat R!"

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi Presiden Jokowi menggunakan vaksin Pfizer sedangkan masyarakat menggunakan vaksin Sinovac adalah tidak benar. Dalam artikel merdeka.com berjudul "Masyarakat Diminta Tidak Memilih Vaksin Covid-19 Berdasarkan Merek" pada 16 Desember 2020, dijelaskan bahwa pemerintah tetap menggunakan vaksin Sinovac.

Ada enam jenis vaksin Covid-19 yang akan diedarkan di Indonesia. Juru Bicara Vaksinasi dan Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi meminta masyarakat tidak pilih-pilih vaksin Covid-19 jika sudah bisa didistribusikan. Rencananya pemerintah akan menggunakan vaksin Sinovac asal China.

Diketahui, dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020, ada enam vaksin corona yang akan digunakan di Indonesia.

Pertama, vaksin yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.

"Tidak ada bedanya vaksin Sinovac itu apakah nanti buat saya ataupun siapapun juga, vaksin ini satu-satunya vaksin yang kita miliki sampai saat ini, dan mungkin nanti ada enam vaksin lain," katanya dalam diskusi ruang Merdeka 'Efektifkah Vaksin Covid-19', Rabu (16/12).

Dia menuturkan, masyarakat tidak perlu melihat merek keenam vaksin tersebut. Nadia menjamin keenam vaksin itu manfaatnya sama.

"Jangan melihat mereknya, tapi pada prinsipnya enam atau tujuh vaksin yang sudah ditentukan oleh pemerintah adalah benar benar vaksin yang efektifitasnya, mutu dan keamanannya sama," ucapnya.

"Kalau baju mungkin ada bajunya yang Polo ada yang mereknya Uniqlo, ya begitu, tapi sama kan baju," pungkas Nadia.

Kesimpulan

Informasi vaksin yang berbeda antara Presiden Jokowi dan masyarakat adalah hoaks. Pemerintah tetap menggunakan vaksin Covid-19 merek Sinovac.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini