CEK FAKTA: Tidak Benar Presiden Jokowi Menolak Disuntik Vaksin Covid-19

Senin, 21 Desember 2020 10:52 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Presiden Jokowi Menolak Disuntik Vaksin Covid-19 Presiden Jokowi Hadiri KTT APEC. ©2020 Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Informasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak untuk disuntik vaksin Covid-19 beredar diaplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut narasinya:

PRESIDEN JOKOWI AJA NGGAK MAU DI SUNTIK VAKSIN CORONA, KOK MAU DI UJI COBAKAN KE RAKYAT, JEBAKAN REZIM CEBONG DAN CHINA KOMUNIS UNTUK MEMBUNUH RAKYAT NKRI SECARA PELAN-PELAN MELALUI SUNTIK VAKSIN

Waspada jaga anak2 kita dan siswa siswi kita, jangan mau di suntik Vaksin, ini hanya bisnis kacung China

Klik untuk baca artikel:http://share.babe.news/s/echSNrmQvR

Share ke temen, saudara yg anda punya,selamatkan saudara kt dari kebiadapan Rezim!!!

tidak benar presiden jokowi menolak disuntik vaksin covid 19
©Liputan6.com

Penelusuran

Hasil penelusuran terkait klaim Presiden Jokowi tidak mau divaksin Covid-19 tidak benar. Dilansir dari merdeka.com berjudul "Presiden Jokowi: Saya yang Pertama akan Divaksin Covid-19" pada 16 Desember 2020.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya akan menjadi orang pertama penerima vaksin Covid-19. Hal tersebut kata Jokowi untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

"Saya juga ingin tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama, divaksin pertama kali. Ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman," ungkap Jokowi dalam siaran telekonference dalam akun youtube sekretariat presiden, Rabu (16/12).

Kemudian Jokowi juga mengingatkan kepada kepada masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, mencuci jarak, hingga menjaga jarak.

"Terakhir saya ingatkan agar masyarakat terus berdisiplin menjalankan 3M, menggunakan masker, menjaga jarak mencuci tangan untuk kebaikan kita semuanya," ungkap Jokowi.

Sebelumnya diketahui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memastikan Presiden Jokowi siap menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19. Hal ini dimaksudkan untuk menjawab keraguan publik atas keamanan vaksin tersebut.

"Ada yang bilang ini (vaksin Covid-19) nanti bisa sakit, Presidennya dulu disuntik. Kemarin, Pak Presiden (Jokowi) bilang nanti saya ramai-ramai saja disuntik dengan rakyat," tegasnya dalam webinar bertajuk "Kerja Bareng Untuk Negeri", Sabtu (12/12).

Bahkan, kata Luhut, Presiden Jokowi siap saja hari ini juga disuntik vaksin Covid-19. Namun, jika dilakukan dikhawatirkan akan kembali menimbulkan tudingan miring dan melanggar ketentuan yang ada.

"Kalau Presiden mau disuntik duluan hari ini juga bisa. Tapi Presiden kan nggak mau nanti dibilang mau presiden sendiri duluan atau melanggar aturan. Jadi, semua ingin secara tertib dibuat dalam aturan, itu saja," ujarnya.

Oleh karena itu, Luhut meminta masyarakat untuk tidak berburuk sangka terhadap pemerintah dalam upaya pengadaan vaksin asal impor. Menyusul adanya niat baik pemerintah untuk segera menghentikan penyebaran virus memastikan asal China itu.

"Jadi, jangan terus berburuk sangka kepada pemerintah. Presiden Jokowi ingin memberikan yang terbaik, semua kami rancang untuk rakyat Indonesia," ucap dia mengakhiri.

Kesimpulan

Klaim Presiden Jokowi tak mau disuntik vaksin Covid-19 adalah keliru. Faktanya, Presiden Jokowi akan menjadi orang pertama penerima vaksin Covid-19. Hal tersebut untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini