CEK FAKTA: Tidak Benar Penyintas Covid-19 Langsung Divaksin Tanpa Menunggu 3 Bulan

Selasa, 20 April 2021 15:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Penyintas Covid-19 Langsung Divaksin Tanpa Menunggu 3 Bulan Guru disuntik vaksin Covid-19. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Informasi penyintas Covid-19 bisa langsung mendapat vaksin tanpa menunggu 3 bulan beredar di media sosial Informasi itu menyebutkan bahwa penyintas Covid-19 bisa langsung mendapat vaksin setelah selesai melakukan isolasi atau setelah dinyatakan sembuh.

Kabar baik untuk penyintas Covid19 berasal dari Kementerian Kesehatan RI yaitu tidak perlu menunggu tiga bulan untuk mendapat vaksinasi Covid19.

informasi penyintas covid 19 boleh divaksin sebelum 3 bulan
istimewa

"Baru-baru ini, muncul surat dari Kemenkes yang menunjukkan sudah tidak ada lagi screening bagi penyintas Covid19 yang artinya mereka sudah tidak perlu menunggu hingga 3 bulan lagi untuk mendapatkan vaksin," begitu pesan kandidat Ph.D dari Kobe University, dr. Adam Prabata yang diterima Mata Indonesia News, Selasa 13 April 2021.

Sekarang para penyintas itu bisa mendapat vaksin Covid19 setelah selesai melakukan isolasi atau dinyatakan sembuh.

Jika ada penundaan selama tiga bulan atau 90 hari untuk mendapat vaksin adalah mereka yang pernah mendapat terapi plasma konvalesen atau antibodi monoklonal selama terkena Covid19."

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel merdeka.com berjudul "Penyintas Covid-19 Bisa Divaksinasi, Ini Syaratnya" pada 14 Februari 2021, dijelaskan bahwa penyintas Covid-19 bisa mendapat vaksin setelah 3 bulan dinyatakan sembuh.

Penyintas atau orang yang telah sembuh dari Covid-19 bisa mengikuti vaksinasi. Namun, dengan catatan orang tersebut telah sembuh dari Covid-19 di atas tiga bulan.

"Hasil kajian menyebutkan vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada penyintas Covid-19 setelah 3 bulan," kata Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Minggu (14/2).

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "3 Alasan Penyintas Covid-19 Perlu Mendapatkan Vaksin" pada 30 Desember 2020, dijelaskan bahwa kekebalan tubuh penyintas Covid-19 baru terbentuk sekitar 6 bulan.

Sebaiknya seluruh masyarakat termasuk orang yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas Covid-19 juga perlu vaksinasi. Pakar kesehatan menyarankan para penyintas Covid-19 tetap melakukannya, baik untuk kesehatan sendiri maupun keselamatan orang lain.

- Penyintas masih bisa tertular lagi

Seorang profesor kedokteran di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Chicago dan spesialis perawatan paru dan pengobatan kritis, Michelle Prickett, MD, mengatakan, "Pasien yang telah terinfeksi COVID-19 masih harus mendapatkan vaksin. Kami tidak yakin bahwa infeksi sebelumnya akan menyebabkan kekebalan seumur hidup. Data terkini menunjukkan infeksi sebelumnya bisa memberikan kekebalan selama sekitar enam bulan".

Meskipun tidak umum, ada kasus yang dikonfirmasi dari orang-orang yang terinfeksi kembali dengan COVID-19. Satu laporan seorang pemuda dari Nevada, dijelaskan dalam The Lancet Infectious Diseases, mencatat infeksi kedua biasanya lebih buruk daripada yang pertama, pasien dikirim ke rumah sakit karena harus mendapat tabung oksigen.

Kesimpulan

Informasi penyintas Covid-19 bisa langsung divaksin tanpa menunggu 3 bulan adalah tidak benar. Penyintas Covid-19 tetap harus menunggu 3 bulan sebelum mendapat vaksin.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini