CEK FAKTA: Tidak Benar Klaim Daging Beku Impor Mengandung Magnet

Jumat, 26 November 2021 13:19 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Klaim Daging Beku Impor Mengandung Magnet Ilustrasi daging. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Beredar video yang menyebutkan bahwa daging mengandung magnet. Video itu yang menampilkan seorang memegang daging kemasan kemudian menempelkan benda seperti uang logam pada kemasan tersebut.

Video berikutnya menampilkan daging di dalam kemasan kemudian ditempelkan koin dilanjutkan dengan tayangan lengan seseorang ditempelkan sebuah benda. Video tersebut diberi keterangan:

"Mudah-mudahan nggak masuk Indonesia daging ayam mengandung grahene/magnet, kecuali McDonald patut dipertanyakan (spike proteins)"

Terdapat juga narasi sebagai berikut:

"Bagi yang suka beli daging beku/ import sebaiknya berhati² atau bawa magnet untuk ngetes, apakah dagingnya mengandung graphene oxide apa tidak Ingat Hanya yg import !!!"

hoaks daging mengandung magnet
Liputan6.com

Penelusuran

Penelusuran terkait klaim daging mengandung magnet adalah tidak benar. Dilansir dari artikel berjudul "Posts Falsely Claim Meat And Poultry Products Are Magnetic" yang dimuat situs boomlive.in, pada 26 Juni 2021.

Dalam artikel Mick West, seorang penulis sains Inggris-Amerika, menerbitkan sebuah video di Metabunk.org, sebuah situs web yang didedikasikan untuk membongkar pseudosains, menunjukkan bahwa magnet, koin, atau benda halus lainnya akan menempel di berbagai bagian tubuh, jika kulit seseorang sedikit berminyak. "Hapus oli dan benda tidak akan menempel," jelasnya.

Juru bicara USDA mengatakan untuk alasan yang sama, magnet mungkin menempel pada daging dan unggas karena tekstur, sudut atau kelembapan produk. Namun, bukan berarti daging atau unggas itu mengandung logam. Semua daging dan produk unggas yang bertanda pemeriksaan USDA telah melalui pemeriksaan keamanan, keutuhan, dan pelabelan yang akurat.

Juru bicara itu menambahkan bahwa semua perusahaan yang diperiksa oleh Layanan Keamanan dan Inspeksi Makanan USDA diharuskan memiliki sistem yang dirancang untuk mencegah, menghilangkan, atau mengurangi ke tingkat yang dapat diterima bahaya biologis, kimia, atau fisik apa pun yang mungkin terjadi di produk. Akibatnya, tidak mungkin sepotong logam yang tidak terdeteksi dapat mencemari produk daging.

Dengan banyak perusahaan bertindak sejauh ini untuk memasang detektor logam dan perangkat sinar-X untuk menyaring produk akhir mereka untuk memastikan tidak ada hal yang tidak disengaja berupa pecahan logam. Personel FSIS juga melakukan pemeriksaan secara berkala.

Adapun klaim media sosial bahwa prion mungkin merupakan komponen magnetik yang ditemukan dalam daging, hipotesis yang disarankan ini tidak memiliki dasar dalam sains. Mereka adalah bahan organik. Lebih khusus lagi, mereka adalah protein yang salah lipatan tidak mengandung magnet apa pun.

Kesimpulan

Klaim daging mengandung magnet adalah tidak benar. Magnet mungkin menempel pada daging dan unggas karena tekstur, sudut atau kelembapan produk. Namun, bukan berarti daging atau unggas itu mengandung logam.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.boomlive.in/world/posts-falsely-claim-meat-and-poultry-products-are-magnetic-13666
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4720480/cek-fakta-tidak-benar-video-ini-membuktikan-daging-mengandung-magnet [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini