CEK FAKTA: Tidak Benar Kemenkes Liburkan Penerimaan Sample Covid-19 Selama Lebaran

Jumat, 22 Mei 2020 16:02 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Kemenkes Liburkan Penerimaan Sample Covid-19 Selama Lebaran rapid dan swab test di Stasiun Bojong gede. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Surat pemberitahuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beredar di media sosial dan aplikasi pesan instan WhatsApp. Surat tersebut berisi pemberitahuan libur penerimaan sample Covid-19 pada 20 Mei sampai 26 Mei 2020 atau selama lebaran.

surat libur penerimaan sample covid 19

©2020 Merdeka.com

Berikut isi suratnya:

"Yth. Para pelanggan BBTKLPP Jakarta. Bersama ini diberitahukan bahwa dalam rangka libur hari raya Idul Fitri tahun 1441 H maka penerimaan sampel COVID-19 dan lingkungan di BBTKLPP Jakarta diterima terakhir pada tanggal 20 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. Penerimaan sampel akan dibuka kembali pada tanggal 26 Mei 2020"

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, surat edaran tersebut adalah tidak benar. Dalam artikel Liputan6 berjudul "Penerimaan Sampel COVID-19 di Laboratorium Kemenkes Buka 24 Jam Sehari dan 7 Hari Seminggu" pada 17 Mei 2020, dijelaskan bahwa penerimaan sampel pemeriksaan COVID-19 di laboratorium Kementerian Kesehatan buka selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

Artinya, pada saat libur Idul Fitri 2020, laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta milik Kementerian Kesehatan tetap memberikan pelayanan penerimaan sampel COVID-19.

Keterangan tersebut diterima Health Liputan6.com melalui sebuah surat edaran tertanggal 16 Mei 2020. Isi surat yang juga sudah dikonfirmasi Kementerian Kesehatan dalam laman media sosialnya, sebagai berikut:

Merujuk surat kami No. UM.01.05/I.1/3692/2020 tanggal 15 Mei 2020, Perihal: Surat Pemberitahuan Penerimaan Sampel, dengan ini kami beritahukan bahwa mengingat masih berlanjutnya Pandemi COVID-19 dan pentingnya pemeriksaan sampel COVID-19, maka BBTKLPP Jakarta tetap melakukan pelayanan sebagaimana biasanya, yaitu penerimaan sampel 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

Demikianlah agar para Pelanggan maklum dan terima kasih atas kepercayaannya pada pelayanan BBTKLPP Jakarta. Surat pemberitahuan di atas ditandatangani Kepala BBTKLPP Jakarta Naning Nugrahini.

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Gugus Tugas Covid-19 Tegaskan Tak Ada Libur Penerimaan Sample Covid-19" pada 17 Mei 2020, dijelaskan tidak ada libur dalam penanganan Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menegaskan surat itu tidak benar. Ia mengaku telah menelusuri surat tersebut.

"Tidak benar, saya telusuri," tegasnya saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (17/5).

Ia menyampaikan, jika seluruh petugas akan tetap bertugas. Mengingat pemerintah telah melarang untuk mudik.

"Instruksi saya jelas, TIDAK ADA HARI LIBUR dalam penanganan Covid-19," tegasnya.

Lebih lanjut prihal larangan ini, Yurianto menegaskan tak akan ada perbedaan dalam pelayanan. Menurutnya, petugas bukan seperti anak kecil.

"(Petugas bermalas diri) Nggak usah berandai andai pegawai saya orang dewasa semua bukan anak anak," ungkapnya.

"(Periksa Nuning) Maaf ini masalah internal kami, SOP sudah ada dan jalan," pungkasnya.

Kesimpulan

Surat edaran Kemenkes yang menyebutkan adanya libur penerimaan sample Covid-19 adalah tidak benar. Pihak Kemenkes maupun Gugus Tugas Covid-19 menegaskan bahwa tidak ada libur penerimaan sample Covid-19.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini