CEK FAKTA: Tidak Benar Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Anies Selamatkan Ekonomi

Selasa, 15 September 2020 15:05 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Anies Selamatkan Ekonomi Jokowi tinjau kesiapan New Normal di MRT. ©TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN/POOL

Merdeka.com - Beredar sebuah tangkapan layar yang bertuliskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua gubernur tiru kerja Anies Baswedan untuk selamatkan ekonomi.

Artikel itu diberi judul "Resesi di Depan Mata, Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Kerja Keras Anies Selamatkan Ekonomi".

tidak benar jokowi minta semua gubernur tiru kerja anies selamatkan ekonomi

Penelusuran

Dari hasil penelusuran Cek Fakta merdeka.com dengan mengunjungi artikel berjudul "Resesi di Depan Mata, Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Kerja Keras Anies Selamatkan Ekonomi" yang dimuat BacaNews.id.

Dalam artikel tidak ditemukan pernyataan Presiden Jokowi terkait arahan untuk semua gebernur tiru kerja Anies untuk selamatkan ekonomi.

Artikel tersebut berisi tentang аrаhаn Presiden Jokowi kepada ѕеluruh gubеrnur уаng digelar ѕесаrа vіrtuаl, Prеѕіdеn Jоkоwі meminta аgаr seluruh kераlа dаеrаh mеnggеnjоt реrеkоnоmіаn Indonesia. Pаѕаlnуа, Jоkоwі mеngіngаtkаn еkоnоmі Indonesia bіѕа mаѕuk resesi jіkа реrtumbuhаn dі kuаrtаl III kеmbаlі mіnuѕ.

“Ini bеtul-bеtul dіѕеgеrаkаn, sehingga bіѕа mеnіngkаtkаn konsumsi mаѕуаrаkаt dаn memulihkan еkоnоmі dі dаеrаh,” ujarnya.

Jokowi mеnуеbut dаrі dаtа реr 27 Aguѕtuѕ rata-rata bеlаnjа рrоvіnѕі ѕесаrа nаѕіоnаl аdа dі аngkа 445. Sementara untuk kаbuраtеn/kоtа mencapai 48,8%.

Sejumlah daerah yang bеlаnjаnуа sudah сukuр tіnggі antara lаіn Sumаtеrа Barat уаng mеnсараі 52%. Bahkan, Provinsi DKI Jаkаrtа untuk bеlаnjа bаrаng jаѕа 78% dan bеlаnjа mоdаl 92%.

“Sауа kіrа уаng lаіn-lаіn tоlоng. Tеrutаmа уаng bеrаdа dі аngkа-аngkа mаѕіh 15%, 10%. Aраlаgі bansos mаѕіh 0% іtu bеtul-bеtul dіlіhаt bеnаr аngkа-аngkа іnі,” реѕаn Jоkоwі.

Kemudian dilansir dari ANTARA dalam artikel berjudul "Presiden Jokowi perintahkan 34 gubernur realisasikan anggaran belanja" dimuat pada 1 September 2020.

Dalam artikel tersebut Presiden Jokowi memerintahkan 34 gubernur untuk segera merealisasikan anggaran belanja barang dan jasa, modal dan bantuan sosial (bansos) pada September 2020 untuk mencegah resesi.

"Kita masih punya kesempatan September ini, kalau kita masih dalam posisi minus artinya kita masuk ke resesi," kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dengan tema Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Kita tahu kuartal I 2020 kita masih tumbuh 2,97 persen. Tapi di kuartal II kita sudah posisi minus 5,3 persen. Untuk itu, kuartal III ini kita masih punya satu bulan dari Juli, Agustus, September, untuk melakukan belanja." ujar Jokowi.

Artikel yang sama juga ditemukan dalam situs berita merdeka.com pada 1 September 2020 berjudul "Jokowi: Kalau Ekonomi Kuartal III-2020 Masih Minus, Artinya Kita Masuk Resesi".

Presiden Jokowi menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia harus tumbuh positif pada kuartal III-2020. Jokowi tak ingin ekonomi Indonesia jatuh ke jurang resesi.

Pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia terkontraksi minus 5,32 persen akibat pandemi Covid-19. Jokowi menyebut Indonesia masih memiliki kesempatan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di September 2020.

"Untuk itu, kuartal III-2020 yang kita masih punya waktu 1 bulan, Juli, Agustus, September. Kita masih punya kesempatan di September ini. Kalau kita masih berada pada posisi minus artinya kita masuk resesi," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada gubernur secara virtual, Selasa (1/9).

Untuk itu, Jokowi meminta para kepala daerah untuk mempercepat belanja daerah. Hal ini untuk mendorong perekonomian dan meningkatkan konsumsi masyarakat.

"Terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal, belanja bansos ini betul-betul disegerakan sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan memulihkan ekonomi di daerah," jelasnya.

Menurut dia, rata-rata belanja APBD secara nasional baru mencapai 44,74 persen. Sementara, untuk belanja APBD kabupaten/kota saat ini mencapai 48,8 persen. "Tolong betul-betul angka-angka ini diperhatikan sehingga realisasi untuk pengadaan barang dan jasa, untuk belanja modal, bansos, segera bener terealisasi," ujar Jokowi.

Kesimpulan

Kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua gubernur tiru kerja Anies Baswedan untuk selamatkan ekonomi tidak benar. Faktanya tidak ditemukan penyataan Presiden Jokowi terkait hal tersebut.

Presiden Jokowi memerintahkan kepada para gubernur untuk mempercepat belanja daerah. Hal ini untuk mendorong perekonomian dan meningkatkan konsumsi masyarakat untuk mencegah resesi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini