CEK FAKTA: Tidak Benar Jokowi Jual Tanah Lebih Murah ke Perusahaan China

Jumat, 10 Juli 2020 18:06 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Jokowi Jual Tanah Lebih Murah ke Perusahaan China Jokowi Hadiri KTT ASEAN Virtual di Istana Bogor. ©2020 Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Sebuah tautan berita CuplikanIslam. com berjudul "Jokowi Akan Jual Tanah Lebih Murah Ke Ratusan Perusahaan China" beredar di media sosial Facebook.

hoaks jokowi jual tanah lebih murah ke perusahaan china

Facebook

"indonesia hebat
Kerja.. kerja... kerja..."

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, ada ketidak sesuaian antara judul berita dan isi berita yang dibuat CuplikanIslam.com.

Dalam artikel Liputan6 berjudul "Jokowi: Jangan Sampai Potensi 119 Perusahaan Relokasi dari China Tak Masuk Indonesia" pada 30 Juni 2020, dijelaskan bahwa Presiden Jokowi ingin Indonesia memiliki daya saing dengan negara lain dalam hal menggaet investor luar negeri, dengan cara memberi harga tanah yang murah.

Presiden Joko Widodo memerintahkan pada menteri dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) harus bisa memberikan pelayanan prima dan sebaik-baiknya bagi industri dari sejumlah negara yang akan relokasi.

"Saya tidak mau lagi ada potensi 119 perusahaan yang akan relokasi dari Tiongkok keluar lagi. Jangan sampai kita tidak mendapatkan perusahaan-perusahaan itu untuk mau masuk ke Indonesia," kata Presiden Jokowi dikutip dari Antara, Selasa (30/9/2020).

Presiden juga sempat mengulang pernyataan kekesalannya akibat ada 33 perusahaan asal Tiongkok pada 2019 yang akan melakukan relokasi, namun Indonesia tidak mendapat potensi masuknya para investor asing itu.

"Karena itu, kita jangan kalah dengan negara-negara lain. Kalau mereka (negara lain) memberikan harga tanah misalnya Rp500 ribu (per meternya) ya kita harus bisa di bawahnya itu seperti Rp300 ribu misalnya," katanya.

Demikian juga, kata Presiden, jika masalah pengurusan izin dari mereka (negara lain) dapat diselesaikan satu bulan maka kita harus bisa memberikan (tempo waktu) seminggu.

"Kita harus bisa memiliki competitiiveness (daya saing) yang baik. Kalau tidak jangan sampai peristiwa tahun lalu terjadi lagi," kata Presiden Jokowi.

Penawaran pada investor asing semacam itu, kata dia, akan memberikan daya saing Indonesia dalam rangka mereka mau merelokasi ke Indonesia.

"Hanya satu jawaban, kita ingin membuka lapangan kerja sebanyak banyaknya. Cipta lapangan kerja, kita tuju ke situ sehingga kami perintahkan pada menteri dan Kepala BKPM, untuk industri industri yang akan relokasi agar diberikan pelayanan sebaik-baiknya," katanya.

Presiden menyampaikan pemerintah telah menyiapkan sekitar 4.000 hektare lahan industri di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

"Adapun untuk tahap pertama akan disiapkan kurang lebih 450 hektare terlebih dahulu langsung. Misalnya ada (perusahaan asing) yang mau seperti LG mau pindah langsung masuk, gak usah ngurus apa apa, nanti yang ngurus BKPM, tentunya nanti dibantu oleh gubernur dan bupati yang ada di sini," katanya.

Kesimpulan

Judul berita yang dibuat CuplikanIslam.com yakni "Jokowi Akan Jual Tanah Lebih Murah Ke Ratusan Perusahaan China" tidak sesuai dengan isi beritanya. Judul berita tersebut adalah tidak benar.

Dalam isi berita, Presiden Jokowi ingin harga jual tanah murah agar perusahaan asing dari China masuk ke Indonesia.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini