CEK FAKTA: Tidak Benar Dato Sri Tahir Pembina Brimob

Rabu, 1 Juli 2020 11:53 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Dato Sri Tahir Pembina Brimob Pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir. ©2018 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Beredar sebuah foto Dato Sri Tahir sebagai pembina Brimob Polri beredar di media sosial. Foto ini diunggah akun Facebook Roni Situmeang pada 28 Juni 2020. Dengan narasi sebagai berikut:

"MEREKA TERNYATA SUDAH JADI ???????? SETIA PIARA'AN REZIM ANTEK CHINA KOMUNIS TIONGKOK?? MEREKA JADI ???????? SETIA PIARA'AN REZIM BERBASIS PKI ITU SEJAK JOKODOG JADI GUBERNUR DKI JAKARTA."

tidak benar dato sri tahir pembina brimob

Facebook

Foto unggahan akun Roni Situmeang merupakan hasil tangkapan layar unggahan akun facebook bernama Dewi Ayu dengan keterangan sebagai berikut:

"Perlu diketahui, bahwa pembina bromob saat ini adalah Thahir nama aslinya Ang Tjoeng Ming. Dia adalah boss mayapada group sekaligus sodara ipar James Riyadi boss lippo group. Fix ya sekarang kalian tau siapa pembina polisi..."

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri klaim Dato Sri Tahir sebagai pembina Brimob. Hasil penelusuran, dikutip dari merdeka.com dalam artikel berjudul "Dato Sri Tahir, Orang Terkaya Indonesia Diangkat Jadi Warga Kehormatan Brimob" yang dimuat pada 12 November 2018.

Brimob memberikan penghargaan warga kehormatan kepada Bos Mayapada Group Dato Sri Tahir dan sembilan perwira tinggi (Pati) Polri. Penghargaan itu diberikan dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Brimob Polri.

Komandan Korps Brimob Polri Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, penghargaan warga kehormatan bisa diberikan kepada warga sipil dengan berbagai pertimbangan. Dalam hal ini, Tahir dinilai layak mendapatkan penghargaan tersebut karena kontribusinya terhadap Brimob.

"Yang pasti Pak Tahir memberikan kontribusi baik saran maupun masukan kepada Brimob, terhadap saya, terutama untuk kemajuan Brimob itu sendiri," ujar Rudy di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (12/11/2018).

Pengusaha asal Surabaya yang menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia itu kerap memberikan bantuan finansial di Pusdik Brimob yang tidak terjangkau APBN. Salah satunya dengan memperbaiki sejumlah infrastruktur milik Brimob.

"Pak Tahir sanggup memperbaiki dan memberikan fasilitas terutama di rumah sakit di Pusdik Brimob itu diperbaiki juga. Pertimbangan itulah kami memberikan warga kehormatan," tuturnya.

Kemudian dalam artikel beritasatu.com berjudul "Jadi Warga Kehormatan Brimob, Dato Sri Tahir Terus Bantu Polri" Pengusaha dan pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir mendapat anugerah menjadi warga kehormatan Korps Brimob Polri.

tidak benar dato sri tahir pembina brimob

Saat memberikan sambutan, Dato Sri Tahir mengatakan anugerah dari Korps Brimob tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan Indonesia kepada dirinya, yakni mendapat kesempatan untuk berusaha dan mendapatkan perlindungan.

"Sudah waktunya saya memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Saya berusaha membantu para personel Kepolisian yang tertimpa musibah. Misalnya ada yang meninggal, saya berikan rumah untuk kurangi beban penderitaan keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Tahir mengaku telah berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mendata aparat Kepolisian yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Aparat yang menjadi korban akan menerima bantuan. Penyerahan bantuan bisa dilakukan di Palu atau Jakarta.

"Terakhir didata ada 13 orang yang menjadi korban. Saya dengan sukacita membantu. Ini bukan beban. Semua yang saya terima dari negeri ini sudah sangat banyak dan apa yang telah saya lakukan belumlah sepadan dengan apa yang telah negeri ini berikan kepada saya," tutur Tahir.

Sejak kecil, Tahir sudah terbiasa dekat dengan para personel Brimob. "Waktu usia 16 tahun saya sering main bersama anak anak Menpor (Resimen Pelopor, sekarang Brimob, Red). Sekarang 50 tahun kemudian saya dapat anugerah warga kehormatan. Ini bukan akhir dari pengabdian saya. Anugerah ini merupakan tanggungj awab dan saya tetap akan terus mengabdi," tutur Tahir.

Kesimpulan

Klaim Dato Sri Tahir menjabat sebagai pembina Brimob adalah tidak benar. Faktanya, Brimob memberikan penghargaan warga kehormatan kepada Bos Mayapada Group Dato Sri Tahir dan sembilan perwira tinggi (Pati) Polri pada November 2018 lalu.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini