CEK FAKTA: Tidak Benar Cuitan Rizieq Syihab di Twitter Mengeluhkan BLT

Kamis, 24 September 2020 13:42 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Cuitan Rizieq Syihab di Twitter Mengeluhkan BLT Rizieq Syihab diperiksa Polda Metro Jaya. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Beredar tangkapan layar akun Twitter @HRSofficial dengan foto profil Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab. Cuitan tersebut berisi tentang keluhan Rizieq Syihab terkait bantuan langsung tunai (BLT).

"Rezim ini sungguh terlalu!!! Ane gak pernah kebagian bantuan sembako atau BLT selama ini. Apa namanya kalau bukan Kriminalisasi Ulama???"

tidak benar cuitan rizieq syihab di twitter mengeluhkan blt

Tangkapan layar akun Twitter Rizieq Syihab berisi keluhan tentang bantuan langsung tunai (BLT) diunggah oleh akun Facebook Yoga Howedes, pada 19 September 2020. Berikut narasinya:

"Kasian beliau nampaknya sudah habis bekal di Arab sana?
Gak bisa demo lagi..
Mau jadi wts juga takut ditangkap folisi Arab..
Selamat Weekend Bong!!!"

Penelusuran

Tim Cek Fakta merdeka.com menelusuri klaim cuitan Rizieq Syihab berisi keluhan tentang bantuan langsung tunai (BLT). Penelusuran dengan mencari akun @HRSofficial di Twitter, faktanya tidak ditemukan akun tersebut.

Hasilnya, tim menemukan akun serupa yang bernama @HRSOfficial, dengan huruf O kapital. Foto profil akun tersebut bukan lah Rizieq Syihab, melainkan tulisan "HackingRS" dan akun tersebut juga bercentrang biru.

tidak benar cuitan rizieq syihab di twitter mengeluhkan blt

Cuitan akun tersebut juga ada tidak ada kaitan dengan pimpinan FPI Rizieq Syihab. Cuitan terakhir akun tersebut pada 10 April 2012.

Berdasarkan penelusuran terdapat sejumlah akun yang menggunakan nama Rizieq Syihab. Ada tiga akun yang memiliki cukup banyak pengikut, yakni @RizieqShihab_, @syihabrizhieq, dan @HabibRizieq_ID.

Akun @HabibRizieq_ID aktif mencuit hingga 12 September 2020. Akun ini pun banyak mengunggah kegiatan Rizieq yang saat ini berada di Mekkah, Arab Saudi. Namun, ketiga akun itu sama-sama tidak bercentang biru.

Sementara itu, dilansir dari Liputan6.com berjudul "Ini Alasan Twitter Blokir Akun Habib Rizieq dan FPI" pada 16 Januari 2020. Akun Twitter milik Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atau Habib Rizieq (@syihabrizieq) dan DPP FPI (@dpp_fpi), Senin (16/1/2017).

Kedua akun ini tak dapat diakses dan dilihat oleh pengguna Twitter. Saat membuka akun tersebut, terbaca tulisan 'The account you are trying to view has been suspended' atau 'Akun yang ingin Anda lihat telah ditangguhkan.'

Lantas, apa dasar alasan Twitter memblokir akun Habib Rizieq dan DPP FPI? Dijelaskan pihak Twitter Indonesia kepada Tekno Liputan6.com, Twitter berperan sebagai platform global bersifat publik, di mana memiliki peraturan dan Terms of Services yang menjelaskan platform itu dapat memberikan manfaat sekaligus melindungi pengguna.

"Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di Twitter, kami dapat menangguhkan akun yang melanggar Peraturan Twitter. Penangguhan akun terjadi berdasarkan laporan-laporan yang kami terima dari pengguna melalui prosedur pelaporan pelanggaran yang kami miliki," tulis Twitter Indonesia dalam pernyataan resminya.

"Laporan-laporan yang masuk diproses secara seksama oleh tim kami di San Fransisco (Amerika Serikat) dan Dublin (Irlandia). Jika terbukti melanggar Peraturan Twitter, maka sebuah akun dapat ditangguhkan," begitu bunyi lanjutannya.

Pihak Twitter Indonesia menambahkan, jika sebuah akun ditangguhkan, pengguna tersebut akan mendapat notifikasi dari Twitter. Pengguna terkait bisa mengajukan banding jika merasa tidak melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Twitter maupun Terms of Service.

"Pengguna dapat melakukan BRIM (Block, Report, Ignore, Mute) terhadap konten atau akun yang membuat mereka tidak nyaman. Kami berharap pengguna Indonesia tidak sungkan melaporkan akun atau konten yang tidak sesuai dengan Peraturan Twitter, demi terciptanya Twitter yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna," tandas Twitter.

Kesimpulan

Cuitan Rizieq Syihab terkait keluahan bantuan dan BLT adalah tidak mendasar dan hasil suntingan. Faktanya, akun Twitter @HRSofficial yang mencuit klaim tersebut tidak ditemukan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini