CEK FAKTA: Tidak Benar Bansos Terbengkalai di Pulogadung Sudah Kedaluwarsa

Kamis, 31 Desember 2020 11:21 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Bansos Terbengkalai di Pulogadung Sudah Kedaluwarsa Kondisi gudang yang menyimpan sejumlah karung diduga berisi bansos terbengkalai di kawasan Industri . ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Video yang berisi paket bansos terbengkalai di Pulogadung viral di media sosial. Dalam video berdurasi 12 detik itu, paket tersebut diklaim sudah kadaluwarsa.

"Semoga secepatnya mendapat balasan. 50 Ribu Paket Bansos Terbengkalai di Gudang, Berasnya Kedaluwarsa. Sebanyak 50 ribu paket sembako ditemukan menumpuk di sebuah gudang di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Ribuan paket sembako program bantuan

Semoga secepatnya mendapat balasan.50 Ribu Paket Bansos Terbengkalai di Gudang, Berasnya Kedaluwarsa.

Sebanyak 50 ribu paket sembako ditemukan menumpuk di sebuah gudang di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Ribuan paket sembako program bantuan Presiden Joko Widodo tersebut diduga terbengkalai sampai kedaluwarsa karena tak kunjung disalurkan," tulis akun Facebook Mak News Channel.

tidak benar bansos terbengkalai di pulogadung sudah kedaluwarsa
©Liputan6.com

Penelusuran

Kanit Reskrim Polsek Cakung, Iptu Stevanus Leonard Johannes mengatakan bahan makanan dalam bansos seluruhnya belum kedaluwarsa.

"Sudah tiga bulan tersimpan di sini dan saya lihat itu 'expired'-nya 2023, 2022. Jadi belum expired," katanya usai menyambangi gudang di Jalan Pulo Buaran II Blok N1-N3 Kawasan Industri Pulogadung.

Dilansir dari merdeka.com, Iptu Stevanus Leonard Johannes mengatakan berdasarkan keterangan pegawai gudang, bansos sudah terbengkalai selama tiga bulan. Lantaran upaya kerja sama dengan Kementerian Sosial untuk program bantuan Presiden bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 hingga kini belum terjalin.

"Jadi mereka (perusahaan) yang beli sendiri, mau menyediakan tetapi di sana (Kemensos) sudah full (bantuannya), akhirnya mereka jual sendiri saja biar tidak rugi," katanya, Senin (21/12).

Meskipun bansos tersebut terbengkalai selama tiga bulan, kata Stevanus, seperti diberitakan Antara, namun proses pengawasan kelayakan produk tetap dimonitor pengelola gudang.

"Mereka mencari dan menjual input dan output barang itu semua diseleksi sebanyak tiga kali, baik dari penyimpanan, surat jalan, penataan hingga dimasukkan lagi ke gudang. Jadi kalaupun expired pasti pedagang besar tersebut sudah komplain, tetapi sudah saya tanya tidak ada yang komplain," katanya.

Stevanus memastikan belum ada aliran dana dari pemerintah yang masuk dalam pengadaan bansos di perusahaan yang bergerak di bidang pangan dan pergudangan itu.

"Sejauh ini belum ada uang negara masuk ke sini. Belum ada," katanya.

Isi Bansos

Karung bansos bercorak merah dan putih itu masing-masing berisi beras sepuluh kilogram, mie instan sepuluh bungkus, sarden kecil sembilan kaleng, minyak goreng dua liter serta saus sambal satu botol.

Sejauh ini polisi belum memperoleh fakta yang mengarah pada perbuatan penimbunan bansos milik pemerintah oleh PT Penco Pangan Utama selaku pengelola gudang.

Kesimpulan

Klaim paket bansos yang terbengkalai di Pulogadung sudah kadaluwarsa adalah tidak benar. Kanit Reskrim Polsek Cakung, Iptu Stevanus Leonard Johannes mengatakan paket tersebut expired-nya tahun 2023, 2022.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini