CEK FAKTA: Tidak Benar Ahok Tempati Posisi Menteri BUMN

Rabu, 1 Juli 2020 18:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Ahok Tempati Posisi Menteri BUMN Basuki Tjahaja Purnama. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar informasi bahwa Basuki Tjahaja Purnama masuk dalam jajaran kabinet Presiden Joko Widodo sebagai menteri BUMN. Informasi tersebut diunggah oleh akun Facebook Suzannah Oh Suzannah dan disertakan tautan berita suaranasional.com.

hoaks ahok jadi menteri bumn
Facebook

"Saat ini beredar kabar Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diangkat menjadi Menteri BUMN.
Kabar masuk di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin karena PDIP mengajukan mantan Gubernur DKI Jakarta menjadi Menteri BUMN. “Menteri BUMN ingin dipegang PDIP dan Jokowi setuju Ahok menjabat orang nomor satu kementerian perusahaan plat merah milik negara itu,” kata sebuah sumber.

Konsekuensi Ahok menjadi Menteri BUMN harus melepaskan jabatan komisaris utama BUMN. Info lain menyebut, Ahok menjadi Menteri BUMN untuk menghadapi para politisi yang menjadikan BUMN sebagai sapi perahan. “Ahok diharapkan mampu menghadapi politisi yang mengincar BUMN,” paparnya."

Penelusuran

Tidak benar Ahok didapuk sebagai menteri BUMN. Yang benar adalah Ahok ditempatkan sebagai salah satu komisaris perusahaan BUMN, seperti dalam berita merdeka.com berjudul "Erick Thohir: Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina" pada 22 November 2019.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir secara resmi mengumumkan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (persero). Ahok akan didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama.

"Insya Allah sudah putus dari beliau, Pak Basuki akan jadi Komisaris Utama Pertamina. Akan didampingi Pak Wamen Budi Sadikin jadi wakil komisaris utama," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11).

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Alasan Erick Thohir Pilih Ahok Jadi Komisaris Pertamina: Butuh Sosok Pendobrak" pada 22 November 2019, dijelaskan alasan memilih AHok menjadi Komisaris Utama Pertamina.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengumumkan Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina. Erick memberikan pekerjaan rumah yang harus dibenahi mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Bagaimana bagian terpenting pertamina, bagaimana mengurangi impor migas harus tercapai, ya bukan berarti anti impor tapi mengurangi," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11).

Erick meyakini Ahok sebagai sosok pendobrak yang mampu memenuhi target pembangunan kilang minyak. Diakuinya, ini tugas berat. Sehingga dibutuhkan kerja sama tim yang baik. Tugas ini bukan hanya direktur utama saja.

"Karena itulah kenapa kemarin kita juga ingin orang yang pendobrak, bukan pendobrak marah-marah, saya rasa pak Basuki berbeda, pak Ahok berbeda, kita perlu figur pendobrak supaya ini sesuai dengan target," jelasnya.

Kesimpulan

Informasi bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menempati posisi sebagai Menteri BUMN adalah tidak benar. Posisi Menteri BUMN masih ditempati oleh Erick Thohir dan Ahok masih menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini