CEK FAKTA: Tidak Benar Ada Penjarahan di Thamrin City

Kamis, 15 Oktober 2020 12:07 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Ada Penjarahan di Thamrin City Kerusuhan Thamrin City. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Informasi penjarahan di Thamrin City, Jakarta Pusat beredar di media sosial. Salah satu penyebar informasi itu menuliskan adanya kerusuhan dan penjarahan di Thamrin City pukul 10 malam.

tidak benar ada penjarahan di thamrin city

"Terjadi kerusuhan di Thamrin City, Jakarta Pusat, pukul 22:10. Infonya terjadi penjarahan. Situasi saat ini sudah kondusif setelah diamankan petugas TNI POLRI.

#13oktober"

Penelusuran

Penjelasan terkait adanya kerusuhan dan penjarahan di Thamrin City dijelaskan dalam artikel antaranews berjudul "Hoaks, ada penjarahan di Thamrin City Jakarta!" pada 14 Oktober 2020.

Dari penelusuran ANTARA, diketahui bahwa kerusuhan itu memang berlangsung di kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat. Hal itu terkonfirmasi dengan adanya tulisan "Thamrin City Cosmo Terrace" pada papan petunjuk pada detik ke-7 video tersebut.

Akun Instagram @jakarta.terkini, yang memuat video serupa juga menuliskan kejadian di video itu berlangsung di Thamrin City, pada Selasa (13/10) pukul 23:30 WIB.

Walau demikian, polisi membantah terjadi aksi penjarahan yang dilakukan massa di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10).

Kapolsek Metro Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Muhammad Jauhari yang dikonfirmasi ANTARA pada Rabu, menyatakan video yang tersebar melalui media sosial itu adalah tindakan polisi memukul mundur massa dari Gambir dan Menteng mengarah ke Tanah Abang, Jakarta.

Jauhari menuturkan pengamanan itu sempat memunculkan gesekan. Kericuhan itu pun terjadi saat petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa.

"Saat dihadang sama pasukan kami, terjadi gesekan. Tidak ada penjarahan. Tidak ada," kata Kapolsek Metro Tanah Abang itu.

Jauhari menegaskan kondisi di sekitar Thamrin City kondusif setelah para personel kepolisian datang mengamankan lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Heru Novianto menambahkan massa sempat merusak bagian depan Thamrin City. Namun, petugas kepolisian menghalau mereka.

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Beredar Hoaks Aksi Penjarahan Thamrin City, Ini Penjelasan Polisi" pada 14 Oktober 2020, juga dijelaskan bahwa tidak ada penjarahan di Thamrin City.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto juga membenarkan video yang beredar itu hoaks. "Tidak ada, tidak benar," kata dia

Heru bisa memastikan kabar tersebut setelah mengecek langsung ke lokasi. "Saya ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), aman tidak ada yang dijarah," ujar dia.

Heru memastikan situasi di Thamrin City, Jakarta Pusat aman. Menurut dia, massa juga sudah membubarkan diri. "Saya yakinkan dan saya pastikan tidak ada penjarahan dan aman. Landai-landai. Warga sudah kembali kita pasukan juga sudah kembali," ucap dia.

Kesimpulan

Informasi ada penjarahan di Thamrin City adalah hoaks. Pihak kepolisian menjelaskan memang sempat terjadi kericuhan, namun tidak ada penjarahan di Thamrin City.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini