CEK FAKTA: Orang Tak Diizinkan Dokter Vaksin Tetap Boleh Naik KRL, Ini Syaratnya

Rabu, 15 September 2021 17:29 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Orang Tak Diizinkan Dokter Vaksin Tetap Boleh Naik KRL, Ini Syaratnya Penumpang KRL di Stasiun Manggarai. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sebuah unggahan di media sosial menyebut seseorang memiliki suatu penyakit kemudian tidak diizinkan dokternya untuk vaksin Covid-19, maka dilarang naik KRL.

"Kasihan orang yang berpenyakit yang tidak diizinkan dokter nya untuk vaksin mungkin tidak akan bisa naik KRL lagi ya, semoga yang tidak bisa naik KRL diberikan kemudahan memiliki kendaraan pribadi."

orang tak diizinkan dokter vaksin tetap boleh naik krl ini syaratnya
Twitter

KAI Commuter meluruskan informasi itu.

Penelusuran

Lewat akun Twitter resminya @commuterline, PT KCJ memberikan klarifikasi. Bagi masyarakat yang menderita penyakit sehingga belum bisa divaksin Covid-19 tetap bisa naik KRL. Namun dengan syarat menunjukkan surat keterangan resmi dari dokter terkait penyakitnya.

"Bagi penyintas Covid-19 kurang dari 3 bulan/masyarakat yg menderita Comorbid sehingga belum dapat melakukan vaksinasi maka dapat menggunakan layanan KRL dengan menunjukan surat keterangan resmi dari dokter di Puskesmas/Rumah Sakit mengenai kondisinya," tulis akun @commuterline.

Sementara itu dilansir dari merdeka.com, KAI Commuter mengatakan seluruh pengguna KRL wajib menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama atau menggunakan scan kode QR di aplikasi Peduli Lindungi saat akan naik KRL.

"Dengan adanya perubahan syarat perjalanan ini, KAI Commuter melakukan antisipasi dengan memaksimalkan layanan KRL pada jam sibuk," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Jakarta, Senin (13/9).

Operasional dan layanan KAI Commuter berjalan dengan 994 perjalanan per hari pada pukul 04.00-22.00 WIB. Dari 994 perjalanan tersebut, tercatat ada 307 perjalanan KRL di jam sibuk pagi yaitu pukul 04.00-09.00 WIB dan 243 perjalanan KRL di jam sibuk sore yaitu pukul 16.00-20.00 WIB.

Guna memaksimalkan layanan, KAI Commuter menjalankan formasi 12 kereta sebanyak 31 rangkaian, dan formasi 10 kereta sebanyak 44 rangkaian. Untuk formasi 8 kereta tersedia 19 rangkaian, sehingga setiap harinya KAI Commuter menjalankan 94 rangkaian KRL.

"Untuk siswa sekolah yang belum masuk usia vaksinasi tetap dapat menggunakan KRL dengan menunjukkan surat keterangan dari sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Seluruh upaya terus dilakukan KAI Commuter agar pengguna merasa aman, nyaman, dan sehat saat naik KRL. Tetap upayakan berkegiatan dari rumah, gunakan KRL hanya saat kondisi mendesak," kata Anne.

Kesimpulan

Masyarakat yang menderita penyakit sehingga belum bisa divaksin Covid-19 tetap bisa naik KRL. Namun dengan syarat menunjukkan surat keterangan resmi dari dokter atau rumah sakit terkait penyakitnya.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://twitter.com/CommuterLine/status/1437572321351372801
https://m.merdeka.com/uang/kartu-vaksin-jadi-syarat-perjalanan-penumpang-krl-naik-hari-ini.html?page=all [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Cek Fakta
  3. KRL
  4. Vaksin Covid 19
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini