CEK FAKTA: Hoaks WHO Rekomendasikan Tidak Menggunakan Masker Selama Pandemi Covid-19

Senin, 24 Agustus 2020 12:04 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks WHO Rekomendasikan Tidak Menggunakan Masker Selama Pandemi Covid-19 Ilustrasi masker kain. ©Pixabay

Merdeka.com - Beredar sebuah gambar yang menunjukkan publikasi resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dokumen yang diklaim berasal dari WHO merekomendasikan untuk tidak menggunakan masker selama pandemi Covid-19.

Rekomendasi tersebut dibuat karena masker tidak terbukti efektif melindungi diri dari Covid-19. Informasi yang beredar bernarasi sebagai berikut:

"Apakah WHO merekomendasikan penggunaan masker di tempat umum? Jawaban sederhana. Tidak." klaim postingan Facebook menampilkan gambar dengan logo WHO dan informasi tentang studi ilmiah yang dikatakan mendukung pernyataan tersebut.

hoaks who tidak rekomendasikan pakai masker

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri dokumen yang diklaim berasal dari WHO yang tidak merekomendasikan menggunakan masker selama pandemi Covid-19. Dilansir dari AFP, juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan dokumen itu bukan dokemuen dari WHO.

Sementara, itu WHO merekomendasikan untuk memakai masker. WHO mengubah sarannya untuk merekomendasikan pemerintah mendorong masyarakat umum untuk memakai masker.

"Mengingat bukti yang berkembang, WHO menyarankan bahwa pemerintah harus mendorong masyarakat umum untuk memakai masker di mana ada penularan luas dan jarak fisik sulit," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dilansir dari merdeka.com, berjudul "Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari ini Semua Warga Harus Pakai Masker," dimuat pada 5 April 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) yang saat itu dijabat Achmad Yurianto menegaskan, mulai Minggu (5/4), semua masyarakat harus menggunakan masker saat keluar rumah. Meskipun kondisi tidak sakit. Hal ini, sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Mulai hari ini, sesuai dengan rekomendasi dari WHO, kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker," kata Yurianto dalam video conference di Youtube BNPB, Minggu (5/4).

Dia menegaskan bahwa masker bedah dan masker N95 hanya digunakan untuk petugas kesehatan, khususnya yang menangani pasien virus corona. Sementara itu, masyarakat yang sehat bisa menggunakan masker kain.

"Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu di luar orang tanpa gejala (virus corona). Banyak sekali didapatkan di luar, kita tidak tahu bahwa mereka adalah sumber penyebaran penyakit" jelasnya.

Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk melindungi diri dengan menggunakan masker kain saat bepergian. Meski begitu, masker kain harus rutin dicuci. Selain itu disarankan agar tak dipakai lebih dari 4 jam.

"Ini upaya untuk mencegah terjadinya penularan (virus corona), karena kita tidak pernah tahu bahwa di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi untuk mengeluarkan ke kita," tutur Yurianto.

Selain menggunakan masker kain, masyarakat juga diminta untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Terlebih, apabila saat di luar rumah.

"Cuci tangan dengan menggunakan sabun selama minimal 20 detik ini menjadi kunci bagi kita untuk kemudian mengendalikan penyakit ini," ucap Yurianto.

Kesimpulan

Klaim dokumen yang diklaim berasal dari WHO yang tidak merekomendasikan menggunakan masker selama pandemi Covid-19 adalah tidak benar. Faktanya WHO merekomendasikan setiap orang menggunakan masker saat keluar rumah.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini