CEK FAKTA: Hoaks Video Aksi Curang Saat Pilpres Amerika Serikat

Senin, 9 November 2020 14:44 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Video Aksi Curang Saat Pilpres Amerika Serikat Pilpres AS 2020. ©2020 REUTERS/Bing Guan

Merdeka.com - Sebuah video yang disebut-sebut kecurangan saat pilpres Amerika Serikat beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria sedang meletakkan kertas suara ke dalam kotak, dan sejumlah saksi yang memantau.

hoaks kecurangan di pilpres as
turnbackhoax

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi kecurangan saat Pilpres AS adalah hoaks. Dalam artikel turnbackhoax berjudul "[SALAH] Video Kecurangan Penghitungan Suara dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat 2020" pada 9 November 2020, dijelaskan bahwa video tersebut sudah beredar sejak 2018 lalu.

Akun Twitter @ThePushpendra_ (Pushpendra… In the same way, there are many more.), menulis cuitan yang diunggah pada 6 November 2020. Cuitan tersebut menyebarluaskan informasi bahwa tautan video yang dilampirkan dalam cuitan tersebut merupakan kecurangan dalam penghitungan suara pada pemilihan presiden Amerika Serikat tahun ini, di mana kecurangan tersebut akan merugikan Donald Trump sehingga Trump akan pergi ke Mahkamah Agung. Cuitan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 524 kali. Selain itu, terdapat 1.562 orang yang telah menyukai, diikuti dengan 26 orang memberikan komentar.

Berdasarkan hasil penelurusan lebih lanjut, video ini pernah diunggah pada akun YouTube AFP News Agency pada tahun 2018. Video tersebut juga diikuti dengan narasi yang memberitahukan bahwa kecurangan penghitungan suara oleh panitia pemilu tersebut terjadi di Rusia, tepatnya di kota Lyubertsy, pada tahun 2018 yang lalu. Klaim serupa juga dimuat dalam portal berita The Washington Post yang berjudul “Videos online show blatant ballot-stuffing in Russia”.

hoaks kecurangan di pilpres as
turnbackhoax

Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat di situs India Today dengan judul artikel “Fake Check: Old video from Russia shared as electoral fraud in recent US elections” dan mengkategorikannya sebagai false.

Kesimpulan

Video yang disebut-sebut adanya kecurangan saat Pilpres AS adalah hoaks. Faktanya, video tersebut sudah beredar sejak 2018, atau saat pemilu Rusia.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini