CEK FAKTA: Hoaks Vaksin Covid-19 Membuat Flu Biasa Menjadi Lebih Mematikan

Senin, 17 Mei 2021 16:31 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks Vaksin Covid-19 Membuat Flu Biasa Menjadi Lebih Mematikan Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2021 REUTERS/Dado Ruvic/File Photo

Merdeka.com - Beredar informasi menyebut vaksin Covid-19 akan membuat orang terpapar penyakit mematikan selama musim dingin. Bahkan menyebabkan flu biasa lebih berbahaya.

Informasi itu juga menyebut pada musim dingin akan muncul varian covid baru dan diberi label covid-21.

hoaks vaksin covid 19 membuat flu biasa menjadi lebih mematikan
Instagram

Penelusuran

Penelusuran merdeka.com, informasi menyebut vaksin Covid-19 akan membuat flu biasa lebih mematikan tidak berdasar. Dilansir dari Reuters, Kepala divisi penyakit menular di Rumah Sakit Brigham and Women's, Daniel Kuritzkes, mengatakan bahwa informasi itu benar-benar tidak masuk akal.

"Tidak ada yang terkandung dalam vaksin Covid-19 mana pun yang akan mengubah keparahan flu biasa atau influenza, dan yang pasti tidak akan membuat infeksi lebih mematikan," katanya kepada Reuters.

Demikian pula, Dr Donald Burke, ahli epidemiologi dan mantan dekan Sekolah Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Pittsburgh, menyebut klaim itu sebagai omong kosong dan tidak masuk akal.

"Sama sekali tidak ada bukti untuk mengklaim vaksin itu akan membuat flu biasa atau flu lebih mematikan," katanya.

Dia mencatat bahwa peserta dalam uji coba vaksin tidak mengalami kematian yang berlebihan akibat flu biasa atau flu.

Kemudian terkait klaim kematian antara vaksin Covid-19 dan flu akan dikaitkan dengan varian Covid-19 baru, itu menyesatkan.

Kesimpulan

Klaim vaksin Covid-19 membuat flu biasa menjadi mematikan adalah tidak benar. Faktanya, menurut para ahli tidak ada bukti bahwa vaksin Covid-19 akan membuat flu biasa lebih mematikan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.reuters.com/article/factcheck-covid-vaccineandflu-idUSL1N2N01TJ [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini