CEK FAKTA: Hoaks Terlalu Sering Tes PCR Bisa Menimbulkan Magnet di Dahi

Senin, 7 Juni 2021 12:53 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Terlalu Sering Tes PCR Bisa Menimbulkan Magnet di Dahi Puluhan Pemudik Jalani Tes Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pria menempelkan kunci berbahan besi ke dahinya. Pria dalam video mengklaim terlalu sering tes PCR menyebabkan dahinya seperti magnet, bisa menempelkan kunci berbahan besi.

"Ini cukup mengejutkan. Ini menunjukkan mengapa kita harus menolak saat akan dites Covid-19. Orang dalam video tersebut belum tertular Covid-19. Tapi dia sudah melakukan tes swab Covid-19 dua kali seminggu selama setahun. Akibatnya, dahinya menjadi magnet," tulis pengunggah video dalam bahasa Korea.

Penelusuran

Dari hasil penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel AFP Fact Check berjudul "Coronavirus tests do not make your forehead magnetic" pada 2 Juni 2021, dijelaskan bahwa tidak ada penelitian mendasar terkait video tersebut.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyebutkan bahwa sering melakukan tes PCR dapat menimbulkan magnet di tubuh adalah tidak berdasar dalam sains dan tidak masuk akal.

Para ahli juga menekankan bahwa tes PCR tidak menyentuh dahi seseorang.

“Untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus corona, petugas kesehatan menggunakan swab dengan poros panjang untuk mengikis bagian belakang nasofaring seseorang dengan lembut. Nasofaring adalah bagian atas tenggorokan, tepat di belakang hidung,” kata Departemen Biokimia Universitas Otago dalam situsnya.

Kesimpulan

Informasi terlalu sering tes PCR dapat menimbulkan magnet di dahi seseorang adalah hoaks. Tes PCR tidak menimbulkan magnet di dahi maupun tubuh manusia. Karena saat PCR, poros kecil hanya menjangkau Nasofaring, yakni bagian atas tenggorokan, tepat di belakang hidung

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini