CEK FAKTA: Hoaks Surat Edaran Permintaan Data Siswa Berprestasi TA 2019/2020

Rabu, 8 Juli 2020 11:25 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks Surat Edaran Permintaan Data Siswa Berprestasi TA 2019/2020 USBN SD di Cipinang. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Beredar surat edaran mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait Permintaan Data Siswa Berprestasi Tahun Ajaran 2019/2020 kepada Kepala Sekolah SD/SMP/SMK/SLB seluruh Indonesia.

Surat yang beredar dengan kop Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud dan menyertakan tanda tangan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Muhammad Hamid. Dalam surat tersebut kepala sekolah mendata siswa dan siswi yang berprestasi di bidang akademik. Data yang diminta berupa nilai rapor dan data pribadi maksimal 7 siswa per kelas.

Kemudian diminta juga data pribadi berupa nama, tempat dan tanggal lahir, nomor induk siswa, dan kelas siswa. Serta nama, pekerjaan, nomor telepon, dan alamat orang tua. Data tersebut diinstruksikan agar dikirim melalui email ke alamat dapodikdasmen_kemdikbud@yahoo.com paling lambat 24 Juli 2020.

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri surat edaran tentang permintaan data siswa berprestasi tahun ajaran 2019/2020 oleh Kemendikbud.

Dilansir dari situs resmi Kemendikbud menengaskan surat edaran tersebut adalah hoaks. Untuk itu seluruh masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut.

hoaks surat edaran permintaan data siswa berprestasi ta 20192020
kemendikbud.go.id

"Surat hoaks yang beredar di masyarakat mengenai Permintaan Data Siswa Berprestasi Tahun Ajaran 2019/2020. Kepada seluruh masyarakat dimohon untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut dan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke Kementerian."

Kesimpulan

Surat edaran tentang permintaan data siswa berprestasi tahun ajaran 2019/2020 oleh Kemendikbud adalah hoaks.

Kemendikbud meminta kepada seluruh masyarakat dimohon untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut dan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke Kementerian.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini