CEK FAKTA: Hoaks Presiden Jokowi Akan Reshuffle Risma Karena Suka Marah-Marah

Senin, 11 Oktober 2021 13:31 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks Presiden Jokowi Akan Reshuffle Risma Karena Suka Marah-Marah Menteri Sosial Tri Rismaharini saat Rapat Kerja dengan Komisi X DPR. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar sebuah informasi menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini. Sebabnya, karena mantan wali kota Surabaya itu sering marah-marah.

Dalam video berdurasi 2:03 menit diberi berjudul "Berita Viral-Amarahnya Suka Meledak, Jokowi: Risma Layak Kena Reshuffle Kabinet."

hoaks jokowi akan reshuffle risma
YouTube

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com, menelusuri klaim Presiden Jokowi akan reshuffle Menteri Risma karena amarahnya suka meledak dengan melihat secara keseluruhan isi video yang berdurasi 2:03 menit itu.

Faktanya, isi video tersebut tidak sesuai dengan judul yang mengklaim Jokowi sebut Risma layak kena reshuffle kabinet. Isi video merupakan pembacaan artikel berita berjudul "Bu Risma Marah-Marah, Jamiluddin Beri Saran Begini kepada Jokowi" di jpnn.com pada 2 Oktober 2021.

Narasi yang dibacakan dalam video itu adalah pendapat dari pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga mengenai video Risma marah-marah kepada petugas pendamping PKH yang sempat viral di media sosial dan akhirnya menyinggung Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Menurut Jamiluddin, kebiasaan Bu Risma marah-marah sudah terlihat sejak menjabat wali kota Surabaya, tetapi tidak banyak diekspos di media massa dan media sosial.

"Akibatnya, masyarakat menilai Risma sosok pemimpin yang baik, bijaksana, dan menghargai bawahannya," kata Jamiluddin Ritonga kepada JPNN.com, Sabtu (2/10).

Dia menyebut menteri yang tidak bisa mengendalikan amarahnya tentu tak layak menjadi pemimpin. "Apalagi kalau dia sambil marah-marah mengambil keputusan, tentu akan berbahaya bagi lembaganya," ucap dia.

Akademisi Universitas Esa Unggul itu juga menyebut kemarahan Bu Risma kepada bawahan cukup sering terjadi berbagai kesempatan. Dia pun berpendapat kebiasaan menteri marah-marah itu juga menjadi beban bagi pemerintahan Presiden Jokowi.

"Karena itu, selayaknya Jokowi mengevaluasi Risma. Saat ada reshuffle kabinet selayaknya Risma termasuk di dalamnya, agar tidak terus-menerus menjadi beban presiden," kata Jamiluddin.

Menurut Jamiluddin, masih banyak anak negeri yang memiliki kemampuan dalam mengurusi masalah sosial yang bisa ditugasi oleh Jokowi di kabinet. "Jokowi tinggal memilih putra terbaik bangsa untuk menjadi menteri sosial," tandas Jamiluddin Ritonga.

Kesimpulan

Klaim video Presiden Jokowi akan reshuffle Menteri Risma karena amarahnya suka meledak adalah tidak benar. Faktanya, narasi yang dibacakan dalam video itu, pendapat dari pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga mengenai video Risma marah-marah. Bukan pernyataan dari Presiden Jokowi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.youtube.com/watch?v=hADxe3w9M5w
https://www.jpnn.com/news/bu-risma-marah-marah-jamiluddin-beri-saran-begini-kepada-jokowi [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini