CEK FAKTA: Hoaks Pernyataan Din Syamsuddin Soal Menjatuhkan Anies dengan Cara Apapun

Jumat, 20 November 2020 17:14 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Pernyataan Din Syamsuddin Soal Menjatuhkan Anies dengan Cara Apapun Din Syamsuddin. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Sebuah pernyataan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin terkait pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya beredar di media sosial.

tangkapan layar pernyataan din syamsuddin soal anies baswedan

istimewa

"Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur. Seharusnya Kapolda yang datang menemui Gubernur. Tapi, untuk menjatuhkan seorang Anies, cara apapun bisa dan biasa dilakukan".

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, pernyataan Din Syamsuddin yang tersebar itu sudah diedit dan terpotong-potong. Pernyataan "Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur. Seharusnya Kapolda yang datang menemui Gubernur", dijelaskan dalam artikel merdeka.com berjudul "KAMI: Belum Pernah Terjadi Polda Panggil Gubernur Cuma Buat Klarifikasi" pada 18 November 2020.

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin menilai pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan oleh Polda Metro Jaya tidak wajar. Pemanggilan itu buntut dari acara Habib Rizieq Syihab di Petamburan akhir pekan lalu.

"Pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Polda Metro untuk dimintai klarifikasi tentang kerumunan pernikahan putri Habib Rizieq Syihab dapat dipandang sebagai drama penegakan hukum yang irrasional atau tidak wajar," kata Din Syamsuddin dalam keterangannya, Rabu (18/11).

Menurutnya, terkait izin serta tanggung jawab atas kerumunan yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) tersebut ada pada Polri.

"Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur yang merupakan mitra kerja hanya untuk klarifikasi, kecuali dalam rangka penyidikan," ujarnya.

"Mengapa tidak Kapolda yang datang? Dan bukankah izin serta tanggung jawab atas kerumunan yang melanggar Protokol Kesehatan ada pada Polri?" sambungnya.

Kemudian pernyataan "Tapi, untuk menjatuhkan seorang Anies, cara apapun bisa dan biasa dilakukan" tidak ditemukan di artikel manapun.

Kesimpulan

Pernyataan Din Syamsuddin soal Anies Baswedan yang dipanggil ke Polda Metro Jaya adalah disinformasi. Pernyataan-pernyatan tersebut sebagian sudah terpotong-potong.

Kemudian pernyataan "Tapi, untuk menjatuhkan seorang Anies, cara apapun bisa dan biasa dilakukan" tidak ditemukan di artikel manapun.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini