CEK FAKTA: Hoaks Penerima Sinovac Tak Boleh Booster Pfizer Karena Sebabkan Kematian

Jumat, 26 November 2021 12:29 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Penerima Sinovac Tak Boleh Booster Pfizer Karena Sebabkan Kematian Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 32,1 Persen. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pesan berantai soal larangan penerima Vaksin Sinovac booster pakai Pfizer dan Moderna beredar di masyarakat. Menurut pesan tersebut, jika penerima Sinovac melakukan vaksin ketiga memakai Pfizer dan Moderna, akan mengakibatkan kematian.

"Seorang dokter Malaysia berusia 58 tahun, Dr. Chai Koh Meow, deputi direktur Departemen Kesehatan Malaysia, menerima suntikan vaksin booster Covid buatan Pfizer hari Selasa yang lalu sebagai tambahan ke atas vaksin Sinovac yang diterimanya terdahulu, meninggal dunia setelah mengalami gejala-gejala tubuh menjadi tidak nyaman seperti demam (colds) dan rasa sakit (soreness). Berhubung Dr. Chai senantiasa berada dalam kondisi kesehatan yang baik, tidaklah jelas apakah kematiannya berkaitan dengan vaksin dan masih diusut pihak otoritas.

Sin Chew Daily (Malaysia) - 2021/11/18

https://www.sinchew.com.my/?p=3426350

RIP penerima vaksin konvensional Sinovac sebaiknya tidak campur dengan suntikan booster mRNA Pfizer (ataupun Moderna)"

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah hoaks.

Dalam artikel Liputan6.com berjudul "Cek Fakta: Tidak Benar Penerima Vaksin Sinovac Tidak Boleh Booster Pakai Vaksin Covid-19 Pfizer atau Moderna" pada 25 November 2021, dijelaskan penerima vaksin Sinovac, boleh melakukan vaksin ketiga menggunakan vaksin lain.

"Tidak benar itu, sejauh ini aman-aman saja bagi yang booster memakai vaksin Moderna. Tenaga kesehatan kita kan dapat vaksin booster Moderna atau Pfizer," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi.

Kesimpulan

Informasi larangan penerima Sinovac melakukan vaksin ketiga menggunakan vaksin Pfizer atau Moderna karena sebabkan kematian adalah hoaks. Sejauh ini, penggunaan vaksin tersebut masih aman.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini