CEK FAKTA: Hoaks, Penelitian Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berefek Cegah Penularan

Jumat, 4 Juni 2021 17:12 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks, Penelitian Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berefek Cegah Penularan Vaksinasi Gotong Royong Emtek Group. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Informasi vaksin Covid-19 tidak memiliki efek pencegahan beredar di media sosial. Informasi itu bersumber dari unggahan salah satu akun Twitter dengan mencantumkan penelitian The Lancet.

hoaks penelitian sebut vaksin covid 19 tak berefek pencegahan
istimewa

"Peer-reviewed research from @TheLancet shows that the experimental vaccines reduce your chance of catching COVID-19 by: Pfizer: 0.8% Johnson & J: 1.2% Moderna: 1.2% AstraZeneca: 1.3% So, basically no prevention"

Berikut terjemahannya:

"Penelitian peer-review dari @TheLancet menunjukkan bahwa vaksin eksperimental mengurangi kemungkinan Anda terkena Covid-19 dengan: Pfizer: 0.8% Johnson & J: 1.2% Moderna: 1.2% AstraZeneca: 1.3% Jadi, pada dasarnya tidak ada pencegahan (virus)"

Penelusuran

Dari hasil penelusuran merdeka.com, informasi penelitian The Lancet terkait vaksin Covid-19 tidak memiliki efek pencegahan adalah hoaks. Dalam artikel AFP Fact Check berjudul "Medical journal did not say Covid-19 vaccines offer limited protection" pada 2 Juni 2021, dijelaskan bahwa penelitian The Lancet bukan berkesimpulan vaksin Covid-19 tidak ada efek pencegahan.

Artikel The Lancet bukan penelitian peer-review, melainkan menganalisis penelitian lain.

Artikel The Lancet juga hanya membahas berbagai efektivitas vaksin. Relative risk reduction (RRR), sebuah angka yang dipublikasikan, juga bukan acuan utama untuk membuat keputusan kesehatan masyarakat. Artikel tersebut juga mengatakan bahwa pengurangan risiko absolut (ARR) perlu dipertimbangkan untuk mendapat gambaran lengkap tentang seberapa efektif vaksin. Jadi tidak hanya dinilai dari RRR, tetapi juga dari ARR.

Seperti diketahui, RRR adalah risiko individu terhadap kelompok yang tidak divaksinasi. Sedangkan ARR merupakan efek vaksin terhadap pengurangan risiko tertular di seluruh populasi.

Artikel The Lancet sama sekali tidak berkesimpulan bahwa vaksin itu tidak efektif. Artikel yang dibuat hanya menunjukkan perbandingan efektivitas satu vaksin dengan vaksin yang lainnya.

Kesimpulan

Informasi penelitian The Lancet soal vaksin Covid-19 tidak ada efek pencegahan penularan adalah hoaks. Artikel The Lancet hanya membahas tentang efektivitas vaksin, tidak berkesimpulan vaksin Covid-19 tidak ada efek pencegahan penularan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini