CEK FAKTA: Hoaks Menhan Israel Mengundurkan Diri Karena Konflik Israel-Palestina

Selasa, 8 Juni 2021 14:37 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Menhan Israel Mengundurkan Diri Karena Konflik Israel-Palestina Polisi Israel serbu Masjid Al-Aqsa. ©REUTERS/Ammar Awad

Merdeka.com - Sebuah video yang mengklaim Menteri Pertahanan Israel mengundurkan diri beredar di media sosial. Video dikaitkan dengan konflik Israel dan Palestina akhir-akhir ini. Dalam video berdurasi 41 detik itu tertulis narasi sebagai berikut:

hoaks menhan israel mengundurkan diri baru baru ini
istimewa

"mentri pertahanan israel la'nat mengundurkan diri".

Kemudian pengunggah video menuliskan keterangan sebagai berikut:

"INFO TERBARU, MENTERI PERTAHANAN ISRAEL MENGUNDURKAN. TERJADI KERIBUTAN DI PALEMEN DAN KABINET PM. NETANYAHU

ISRAEL DI AMBANG KEHANCURAN"

Penelusuran

Dari hasil penelusuran merdeka.com, pengunduran diri Menteri Pertahanan Israel tidak terkait dengan konflik Israel-Palestina. Menhan Israel sudah mundur sejak 2018 lalu.

Hal itu mengacu pada srtikel cnnindonesia.com berjudul "Menteri Pertahanan Israel Mundur, Hamas Sebut Kemenangan Gaza" pada 14 November 2018. Dalam artikel dijelaskan bahwa pengunduran diri Menteri Petahanan Israel Avigdor Lieberman karena berselisih dengan pemerintahan Benyamin Netanyahu soal kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina.

"Gencatan senjata dengan Gaza itu menyerah pada teror. Ini menimbulkan efek kerusakan jangka panjang terhadap keamanan nasional Israel," kata Lieberman seperti dilaporkan AFP, Rabu (14/11).

Atas dasar itu, Liebermen menegaskan koalisi partai sayap kanan Israel Beitenu telah meninggalkan koalisi konservatif pimpinan Perdana Menteri Netanyahu. Sikap ini membuat Netanyahu hanya bisa mengendalikan 61 dari 120 kursi di parlemen, tepatnya setahun sebelum pemilu Israel.

Kesimpulan

Kabar Menteri Pertahanan Israel mengundurkan diri terkait konflik Israel-Palestina adalah hoaks. Menteri Petahanan Israel Avigdor Lieberman telah mengundurkan diri sejak 2018 karena berselisih dengan PM Israel Benjamin Netanyahu.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini