CEK FAKTA: Hoaks Makan Buah Saat Perut Kosong Bisa Sembuhkan Kanker

Kamis, 10 September 2020 14:26 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks Makan Buah Saat Perut Kosong Bisa Sembuhkan Kanker Ilustrasi buah. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/ S-F

Merdeka.com - Viral di media sosial terkait makan buah-buahan saat perut kosong bisa menyembuhkan penyakit kanker. Disebutkan bahwa klaim tersebut berasal dari dokter Stephen Mak dan dokter Herbert Shelton.

Informasi tersebut berisi tentang tips makan buah yang tepat, bahaya buah yang dipanaskan atau dimasak, terapi buah tiga hari berturut-turut tanpa nasi dan lauk, serta bahaya minum air dingin setelah makan sebagai pemicu kanker.

hoaks makan buat saat perut kosong bisa sembuhkan kanker

Turnbackhoax.id

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri kabar makan buah-buahan saat perut kosong bisa menyembukan kanker. Hasil penelusuran, mengarah pada artikel Detik.com berjudul "Hoaks! Makan Buah Saat Perut Kosong Tidak Menyembuhkan Kanker" dimuat pada 10 Oktober 2019.

Dikutip dari situs hoax or fact, unggahan menyebut Dr Stephen Mak sebagai yang pernah menangani pasien kanker dengan terapi makan buah. Namun Dr Stephen Mak sendiri tidak ditemukan dalam berbagai unggahan online yang lebih credible (meyakinkan).

Dikutip dari healthline, pernyataan buah lebih baik dikonsumsi dalam perut kosong adalah mitos. Makan buah lebih dulu dibanding makan nasi memang bisa memperlambat kosongnya pencernaan. Jika biasanya perlu waktu 72 menit, konsumsi serat mengakibatkan perut perlu waktu 86 menit untuk kosong. Hal ini mencegah seseorang cepat lapar.

Namun lamanya waktu yang diperlukan tidak lantas mengakibatkan makanan terfermentasi dan busuk. Sistem pencernaan memiliki tingkat keasaman rendah yang tidak memungkinkan bakteri hidup. Hal ini untuk membunuh bakteri yang masuk bersama makanan dan mencegah tumbuhnya mikroorganisme yang tidak diinginkan dalam sistem pencernaan.

Kemudian dilansir dari Turnbakhoax, diketahui bahwa isu tersebut merupakan isu lama yang sudah pernah diperiksa faktanya. Isu tersebut sudah diperiksa faktanya di laman hoaxorfact.com pada tahun 2016 dengan judul artikel periksa fakta "Eating Fruits on Empty Stomach Cures Cancer and Other Health Issues: Fact Check." Lalu, hoaxes.id melakukan pemeriksaan fakta isu tersebut pada tahun 2017 dengan artikel berjudul "Makan Buah Saat Perut Kosong Dapat Menyembuhkan Kanker: Hoax."

Berdasarkan hasil periksa fakta, diketahui bahwa isu tersebut berasal dari awalnya beredar melalui email yang muncul dari sebuah artikel lama di situs epicureanworld.com.sg yang ditulis pada tahun 1998 oleh Devagi Sanmugam, koki dan penulis kuliner yang tinggal di Singapura.

Artikel yang dirilis berjudul "We all think eating fruits means just buying fruits… " menyebutkan bahwa buah-buahan harus dimakan pada kondisi perut kosong; tanpa menyebutkan nama Dr Stephen Mak (namun menyebutkan nama Dr Herbert Shelton) dan tidak mengatakan menyembuhkan kanker juga tidak menyebutkan daftar buah-buahan – diet sehat yang disarankan selama 3 hari untuk membersihkan atau detoksifikasi tubuh Anda.

Adapun, nama Herbert Shelton bukan seorang dokter, ia merupakan seorang naturopath Amerika, advokat pengobatan alternatif, dan penulis. Ia pernah beberapa kali ditangkap dan dipenjara juga didenda atas beberapa tuduhan, seperti praktek kedokteran tanpa lisensi.

Kesimpulan

Kabar makan buah saat perut kosong bisa menyembukan penyakit kanker tidak terbukti alias hoaks. Bahkan dua orang yang diklaim sebagai Dokter faktanya bukanlah Dokter yang sesungguhnya.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini