CEK FAKTA: Hoaks Lonjakan Kasus Positif Covid-19 di Jawa Timur

Sabtu, 15 Mei 2021 16:31 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Lonjakan Kasus Positif Covid-19 di Jawa Timur Pasien Covid-19 OTG Dijemput Bus Sekolah. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Informasi lonjakan kasus positif di Jawa Timur beredar di media sosial. Informasi itu menyebutkan bahwa kasus poitif di Madiun peringkat pertama positif di Jawa Timur.

kabar kasus positif di jawa timur
istimewa

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel Kominfo Jatim berjudul "Diskominfo Jatim : Pesan Berantai Soal Ledakan Kasus Corona di Jatim adalah Hoax" pada 14 Mei 2021, dijelaskan bahwa kasus positif di Jawa Timur masih stabil.

epala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto menjelaskan berdasarkan data peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur yang dirilis tiga hari terakhir sejak 11 Mei 2021, terlihat kasus covid-19 di Jatim relatif stabil. Pada tanggal 11 Mei 2021, misalnya, tercatat penambahan kasus pada hari itu sebanyak 257 orang pasien. Sementara, jumlah pasien sembuh sebanyak 193 orang dan pasien meninggal 31 orang.

Kemudian pada tanggal 12 Mei 2021, tercatat penambahan kasus baru pada hari itu sebanyak 248 orang pasien. Sementara, jumlah pasien sembuh sebanyak 224 orang dan pasien meninggal 22 orang.

Sedangkan pada tanggal 13 Mei 2021, tercatat penambahan kasus pada hari itu sebanyak 148 orang pasien. Sementara, jumlah pasien sembuh sebanyak 151 orang dan pasien meninggal 11 orang.

Terkait sebaran zonasi, tambah mantan Karo Humas dan Protokol Pemprov. Jatim ini, di Jawa Timur sudah tidak ditemukan wilayah dengan zona merah, tetapi zona orange dan kuning. Sebanyak 26 kabupaten/kota di Jatim kategori zona orange. Sedangkan zona kuning tercatat sebanyak 12 Kabupaten/kota, yakni Pamekasan, Probolinggo, Bondowoso, Sampang, Sumenep, Lumajang, Bangkalan, Pasuruan, Situbondo, Tuban, dan Jember.

Kemudian dalam artikel Kompas.com berjudul "[HOAKS] Jawa Timur Alami Ledakan Kasus Covid-19, Madiun 11.876 Kasus" pada 15 Mei 2021, dijelaskan bahwa penambahan kasus positif Covid-19 masih terkendali.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.

"Berita yang ramai beredar di aplikasi WA terkait meningkatnya jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Jawa Timur saya pastikan itu semua adalah tidak benar atau hoaks," kata Khofifah.

Adapun data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim menunjukkan, sejak 8 Mei hingga 14 Mei 2021, penambahan kasus Covid-19 baru berturut-turut adalah 225, 230, 206, 257, 248, 148, dan 141 kasus.

Untuk yang terkonfirmasi sembuh mulai 8 Mei sampai 14 Mei 2021 berturut-turut 207, 196, 213, 193, 224, 151, dan 179 pasien. Sedangkan yang dinyatakan meninggal dunia secara berturut-turut sejak 8 Mei sampai 14 Mei 2021 adalah 19, 17, 21, 31, 22, 11, dan 15 orang.

Kofifah menyampaikan, perkembangan Covid-19 di Jawa Timur masih terkendali.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim hingga 14 Mei 2021, kasus kumulatif terkonfirmasi Covid-19 adalah 150.901 dengan penambahan kasus aktif baru 141 kasus.

Sedangkan orang yang dinyatakan sembuh bertambah 173 dan meninggal dunia bertambah 15 orang.

"Saya mengajak kepada kita semua agar tetap patuh melaksanakan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," ujarnya.

"Saya juga memohon agar silaturahmi atau halal Bi halal sementara dilakukan secara virtual, begitu pula dengan wisata sebaiknya ditunda demi kebaikan dan keamanan bersama," lanjut Kofifah.

Kesimpulan

Informasi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Timur adalah hoaks. Hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Jatim masih stabil dan terkendali.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini