CEK FAKTA: Hoaks Kandungan DNA Babi Dalam Filter Rokok

Selasa, 16 Juni 2020 19:39 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Kandungan DNA Babi Dalam Filter Rokok Ilustrasi rokok. Shutterstock/donikz

Merdeka.com - Sebuah video berjudul "BAHAYA ROKOK, ADA DARAH BABI DALA, FILTER ROKOK" beredar di media sosial. Dalam video yang dibuat tahun 2013 tersebut, narasumber menyebut hemoglobin terdapat dalam filter rokok untuk menyaring racun kimia agar tidak masuk ke paru-paru.

hoaks dna babi dalam filter rokok

Istimewa

Menurut narasumber itu, filter rokok yang digunakan dan beredar di pabrikan rokok Tanah Air merupakan filter rokok impor dengan kandungan protein darah babi.

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, video tersebut adalah tidak benar. Dalam artikel Antaranews berjudul "Darah babi pada filter rokok, hoaks berulang sejak 2010" pada 7 Juni 2020, dijelaskan bahwa tidak ada kandungan darah babi dalam filter rokok.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pada 2017, memberikan pernyataan bahwa tidak terdeteksi kandungan darah babi pada filter rokok.

"Isu itu pernah muncul pada 2010 dan 2013. Berdasarkan hasil uji filter pokok yang dilakukan di laboratorium Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional BPOM pada 2010 menggunakan metode DNA, dari lima merek rokok berfilter yang diuji, TIDAK TERDETEKSI adanya kandungan DNA babi," demikian pernyataan BPOM RI.

Sementara, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI), pada 2010, menyatakan seluruh rokok lokal dan impor yang ada di Indonesia tidak mengandung darah babi.

"Di Indonesia, berdasarkan hasil kajian kami, seluruh rokok yang lokal, impor yang ada di Indonesia semuanya negatif. Tapi, itu bukan berarti boleh merokok ya," kata Direktur Eksekutif LPPOM MUI Lukmanul Hakim seperti dikutip detik.com pada 2010.

Kesimpulan

Video yang menyebutkan adanya kandungan darah babi dalam filter rokok adalah hoaks. BPOM RI sudah menguji sejumlah merek rokok, dan hasilnya tidak terdeteksi adanya kandungan DNA babi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini