CEK FAKTA: Hoaks, Informasi Sebut Vaksin Covid-19 Palsu Beredar di Indonesia

Jumat, 20 Agustus 2021 17:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks, Informasi Sebut Vaksin Covid-19 Palsu Beredar di Indonesia Vaksinasi Covid-19 di Penjaringan. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Beredar informasi menyebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan vaksin AstraZeneca palsu di Indonesia. Informasi berupa unggahan potongan berita berjudul "WHO Pergoki Vaksin Covid-19 Palsu, Salah Satu Jenisnya Beredar di Indonesia" ramai diperbincangkan di media sosial.

kabar vaksin palsu beredar di indonesia
istimewa

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah tidak benar.

Dalam situs resmi WHO, disebutkan WHO memang mendapat laporan adanya vaksin palsu pada Juli dan Agustus 2021. Vaksin yang dipalsukan yakni COVISHIELD buatan India. Laporan bersumber dari pasien Covid-19 yang mendapat vaksin palsu itu.

Vaksin palsu beredar di salah satu negara di Asia Tenggara dan Afrika. Negara itu adalah India dan Uganda.

"Produsen asli COVISHIELD (Serum Institute of India Pvt. Ltd.) menjelaskan produknya telah dipalsukan," tulis WHO.

Produk vaksin diketahui dipalsukan, karena informasi terkait dosis vaksin, komposisi, atau kedaluwarsanya tidak sesuai.

Kesimpulan

Informasi yang menuliskan WHO menyebut vaksin AstraZeneca beredar di Indonesia palsu adalah hoaks. Vaksin palsu beredar di India dan Uganda dan bukan mereka AstraZeneca.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini