CEK FAKTA: Hoaks Gula Merah Mengandung Formalin dan Picu Kanker

Selasa, 10 November 2020 12:33 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Gula Merah Mengandung Formalin dan Picu Kanker Ilustrasi gula aren. © Waras Sehat

Merdeka.com - Informasi gula merah mengandung formalin dan bisa memicu kanker beredar di aplikasi percakapan WhatsApp. Informasi itu disebut-sebut bersumber dari grup alumni ITB.

hoaks gula merah mengandung formalin dan picu kanker
Instagram/@jabarsaberhoaks

"Sy belakangan ini baru tahu kalau GULA AREN alias GULA JAWA yang berwarna coklat kayak batu itu mengandung FORMALIN."

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi gula merah mengandung formalin dan bisa picu kanker adalah hoaks. Dalam artikel detik.com berjudul "Gula Jawa Mengandung Formalin dan Bisa Picu Kanker? Pakar: Hoax Lama!" pada 20 Oktober 2020, dijelaska bahwa informasi serupa pernah beredar sejak 2016.

Beredar pesan berantai di beberapa grup Whatsapp mengenai gula jawa atau gula aren mengandung formalin. Dalam pesan yang beredar dijelaskan bahwa gula jawa jawa yang beredar saat ini diteteskan formalin di atas pohon.

Disebutkan juga gula jawa yang sehat adalah yang dikerubungi lalat dan semut sementara yang kerasa adalah gula jawa mengandung formalin.

"Ini hoaks sejak tahun 2016. BPOM dan Kominfo sudah pernah menyatakan ini berita hoaks. Gula aren itu manis dan manisnya menjadi pengawet, nggak perlu diawetin," kata ahli gizi Prof Hardinsyah saat dihubungi detikcom, Selasa (20/10/2020).

Mengutip dari laman resmi Badan Pengawasan Obat dan Makanan, di tahun 2016 sempat beredar isu yang sama dan melakukan pengambilan sampel gula dari pasar tradisional dan pasar modern untuk dilakukan pengujian.

Dari hasil pengujian BPOM parameter formalin dan sulfit terhadap berbagai produk gula jawa/gula aren/gula merah di pasaran, tidak ditemukan produk yang mengandung formalin.

Dijelaskan pula bahwa penggunaan pengawet dalam gula jawa/gula aren/gula merah dapat berfungsi mencegah reaksi pencoklatan serta menghambat aktivitas enzimatis dan pertumbuhan mikroba dengan menghambat terjadinya fermentasi oleh mikroba yang dapat mengubah gula menjadi alkohol dan asam serta meningkatkan rendemen gula jawa/gula aren/gula merah, menyebabkan gula merah tampak coklat muda/cerah dan keras.

Kesimpulan

Informasi gula merah mengandung formalin dan bisa picu kanker adalah hoaks. Informasi serupa pernah beredar pada 2016. Dari hasil pengujian BPOM parameter formalin dan sulfit terhadap berbagai produk gula jawa/gula aren/gula merah di pasaran, tidak ditemukan produk yang mengandung formalin.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini