CEK FAKTA: Hoaks Gedung Kemensos Terbakar Usai Menteri Juliari Jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 8 Desember 2020 11:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Gedung Kemensos Terbakar Usai Menteri Juliari Jadi Tersangka Korupsi mensos juliari batubara. ©2020 BNPB

Merdeka.com - Sebuah tangkapan layar berita detik.com berjudul "Lantai 3 Gedung Kemensos Kebakaran, 10 Unit Damkar Dikerahkan" beredar di media sosial. Judul berita itu dikaitkan dengan penetapan Menteri Sosial Juliari P. Batubara sebagai tersangka kasus korupsi bantuan sosial Covid-19.

hoaks gedung kemensos terbakar usai menteri juliari jadi tersangka korupsi
istimewa

"Antara percaya dan tidak percaya. Baru sehari mentrinya jd TSK bantuan covid.19 yg ditilep. Hari ini kantor kemensos terbakar. Apa ini taqdir atau hukum alam ?"

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi Gedung Kemensos terbakar dengan penetapan Menteri Sosial Juliari P. Batubara sebagai tersangka kasus korupsi adalah hoaks.

Artikel detik.com berjudul "Lantai 3 Gedung Kemensos Kebakaran, 10 Unit Damkar Dikerahkan" dibuat pada 21 September 2020.

Gedung Kementerian Sosial (Kemensos) kebakaran. 10 unit damkar dikerahkan.

"Sementara 10 unit," ujar petugas call center Damkar Jakpus, Fadli, ketika dihubungi detikcom, Senin (21/9/2020) pukul 04.12 WIB.

Kebakaran terjadi di lantai 3 Gedung Kemensos, Jalan Salemba Raya nomor 28, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Senin (21/9) pukul 03.55 WIB. Belum diketahui penyebab serta ada tidaknya korban dari insiden ini.

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "KPK Tetapkan Mensos Juliari Batubara Tersangka Korupsi Terkait Bansos Covid-19" pada 6 Desember 2020, dijelaskan bahwa Mensos Juliari P Batubara ditetapkan sebagai tersangka pada 5 Desember 2020.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bansos Covid-19. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan lima orang tersangka.

Lima orang tersangka antara lain, tiga orang diduga penerima yakni Mensos Juliari Batubara, Matheus Joko Santoso sebagai pejabat pembuat komitmen di Kemensos dan Adi Wahyono. Dua orang lainnya sebagai pemberi yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke. Keduanya dari pihak swasta

Ketua KPK Firli Bahuri meminta Mensos segera menyerahkan diri. Selain Juliari, Adi Wahyono juga diminta menyerahkan diri ke KPK.

"Kami imbau, kami minta kepada para tersangka saudara JPB dan AW untuk kooperatif dan segera mungkin menyerahkan diri kepada KPK. Karena KPL akan terus mengejar sampai saudara-saudara tersebut tertangkap," ujar Firli, Minggu (6/12), dini hari.

Firli menjelaskan, kasus bermula dari informasi adanya dugaan aliran uang dari Ardian IM dan Harry Sidabuke kepada Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono. Mensos Juliari diduga menerima aliran dana melalui Matheus Joko Santoso dan Shelvy N selaku sekretaris di Kemensos. Penyerahan uang akan dilakukan pada hari Sabtu 5 Desember 2020.

"Sekitar jam 02.00 WIB di salah satu tempat di Jakarta," kata Firli.

Kesimpulan

Tangkapan layar berita detik.com berjudul "Lantai 3 Gedung Kemensos Kebakaran, 10 Unit Damkar Dikerahkan" dikaitkan dengan penetapan Mensos Juliari Batubara sebagai tersangka kasus korupsi adalah hoaks. Gedung Kemensos terbakar pada 21 September 2020. Sedangkan Mensos Juliari ditetapkan sebagai tersangka pada 5 Desember 2020.

Gedung Kemensos lebih dahulu terbakar, sebelum Mensos Juliari P. Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi bantuan Covid-19.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini