CEK FAKTA: Hoaks Dugaan Korupsi Pembelian Vaksin Sebab Obat Dexamethasone Lebih Murah

Jumat, 22 Januari 2021 10:02 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Dugaan Korupsi Pembelian Vaksin Sebab Obat Dexamethasone Lebih Murah Vaksin Sinovac Disimpan di Bio Farma Bandung. ©2020 Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Informasi obat dexamethasone lebih murah daripada vaksin Covid-19 beredar di media sosial. Informasi itu juga menyebutkan bahwa ada dugaan korupsi yang dilakukan Kementerian BUMN terkait importir vaksin.

hoaks dugaan korupsi pembelian vaksin covid 19
turnbackhoax

"Wah panas dingin ini pemain vaksin, mana udah borong pula Ratusan juta vaksin baik dari China maupun tempat lain, ternyata obatnya Covid murah. Bang @nazaqistsha da @KPK_RI untuk periksa Erik Thohir selaku @KemenBUMN dan Importir vaksin. Karena diduga kuat ada korupsi. RT Keras."

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel turnbackhoax berjudul "[SALAH] Obat COVID-19 Dexamethasone Lebih Murah dari Harga Vaksin COVID-19" pada 21 Januari 2021, dijelaskan bahwa vaksin dan obat dexamethasone berbeda.

Berdasarkan hasil penelusuran, video siaran berita tvOne berjudul “Peneliti Inggris Temukan Obat Corona? Direktur Jenderal WHO Akui Efektivitas Dexamethasone” yang diunggah oleh kanal YouTube tvOneNews pada 19 Juni 2020. Siaran tersebut merujuk pada penggunaan dexamethasone sebagai obat kortikosteroid mampu menyelamatkan pasien COVID-19 dengan gejala yang parah berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan oleh tim ilmuwan University of Oxford.

Namun perlu diketahui, vaksin COVID-19 tidak dapat dikatakan sebagai obat karena menurut situs covid19.go.id, vaksin COVID-19 merupakan bentuk pencegahan yang berikan pada orang yang sehat untuk mendorong pembentukan kekebalan tubuh spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular atau kemungkinan sakit berat. Selain itu, WHO sebagai otoritas kesehatan dunia menyebutkan, obat dexamethasone tidak boleh dikonsumsi untuk mencegah atau mengobati gejala ringan COVID-19.

Hal serupa juga dikatakan oleh dr Reisa Broto Asmoro yang pada saat itu menjabat sebagai anggota tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam konferensi pers pada 19 Juni 2020. Ia menjelaskan, dexamethasone diberikan pada kasus konfirmasi yang sakit berat dan kritis yaitu yang membutuhkan ventilator dan alat bantu pernapasan serta tidak memiliki khasiat pencegahan, bukan penangkal COVID-19, bukan juga vaksin.

“Pemakaian obat steroid untuk COVID-19 hanya dibolehkan dalam pengawasan ahli, para dokter, dan dilakukan di sarana yang memadai tentunya yang bisa menangani efek samping yang dapat terjadi,” pungkas dr Reisa.

Sebagai tambahan, mengutip dari Alodokter, dexamethasone adalah obat untuk meredakan peradangan. Peradangan pada COVID-19 dapat menyebabkan sejumlah kerusakan di paru-paru, seperti penumpukan cairan (edema paru) dan pembentukan selaput hyalin. Kerusakan inilah yang membuat pasien sesak napas dan mengalami komplikasi, misalnya ARDS atau gagal napas. Dapat dikatakan, dexamethasone bukanlah obat untuk menyembuhkan COVID-19, melainkan untuk mencegah kerusakan paru pada pasien COVID-19 yang sudah mengalami sesak napas.

Kesimpulan

Informasi harga obat dexamethasone lebih murah dari vaksin Covid-19 sehingga ada kecurigaan korupsi pembelian vaksin adalah hoaks. Obat dexamethasone hanya untuk meredakan peradangan, yang menjadi penyebab sejumlah kerusakan di paru-paru, seperti penumpukan cairan dan pembentukan selaput hyalin.

Dexamethasone bukanlah obat untuk menyembuhkan Covid-19, melainkan untuk mencegah kerusakan paru pada pasien Covid-19 yang sudah mengalami sesak napas. Sedangkan vaksin Covid-19 diberikan pada orang yang sehat untuk mendorong pembentukan kekebalan tubuh spesifik pada penyakit Covid-19 agar tidak cepat tertular virus tersebut.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini