CEK FAKTA: Hoaks Dua Matahari di Perbatasan Amerika dan Kanada, Ini Faktanya

Selasa, 30 Juni 2020 17:59 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Dua Matahari di Perbatasan Amerika dan Kanada, Ini Faktanya Ilustrasi matahari. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar sebuah video yang disebut-sebut munculnya dua matahari di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada. Video tersebut beredar di media sosial Facebook hingga WhatsApp.

"Hari ini, dua matahari muncul di perbatasan antara Amerika Serikat dan Kanada, satu adalah matahari asli dan yang lainnya adalah bulan. Fenomena ini disebut "Lunar Hunter" dan hanya terjadi ketika bumi mengubah porosnya. Bulan dan matahari lahir pada saat yang bersamaan, dan bulan memantulkan sinar matahari dengan intensitas yang kuat, mengingatkan kita pada matahari kedua. Bagikan ini! sangat cantik! ! !"

video matahari jadi dua di perbatasan as dan kanada

Facebook

Unggahan yang sama juga sempat beredar di media sosial Facebook tahun 2019

"Pagi ini ... Di perbatasan antara Amerika Serikat dan Kanada, matahari terbit seperti ini, sepertinya ada dua matahari, tetapi satu adalah matahari dan yang lainnya adalah bulan".

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi adanya dua matahari di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada adalah hoaks. Dalam artikel Kompas.com berjudul "Dua Matahari di Perbatasan Kanada dan AS" pada 27 Juni 2020, dijelaskan bahwa tidak ada fenomena munculnya dua matahari.

Kompas.com menghubungi Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) untuk mengonfirmasi informasi yang disebut dalam pesan dan unggahan di atas.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging mengatakan, informasi itu tidak benar atau hoaks.

“Itu fenomena hoaks. Sudah lama beredar dan dibantah, kalaupun fenomena atmosfer, tidak menjadikan matahari jadi dua,” ujar Sungging saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Mengenai istilah “Lunar Hunter”, ia menduga adalah istilah tradisional, seperti blood moon dan strawbery moon.

Namun, Sungging memastikan bahwa istilah itu tidak ada dalam astronomi.

Sementara itu, di YouTube juga ada sebuah video yang membahas fenomena matahari kedua dengan menggunakan gambar yang sama, tetapi penyebutannya adalah “Hunter Moon”.

Sungging menjelaskan, gambar pada video beserta narasi-narasi yang menyertainya juga salah.

Menurut Sungging, fenomena matahari kedua adalah fenomena sun dog atau dikenal pula dengan parhelion yang terjadi akibat adanya pembentukan kristal es.

Fenomena itu bisa pula disebut sebagai ilusi optik.

"Gambarnya terlalu bombastis dan memberi kesan yang salah," jelas Sungging.

Saat ditelusuri dengan menggunakan Google Image Search, foto-foto yang sama juga ditemukan. Ternyata, informasi yang sama pernah muncul pada 2015 dan 2017.

Penelusuran Kompas.com, informasi ini pernah dikonfirmasi sebagai hoaks oleh Turn Back Hoax pada 2017.

Sementara itu, pemeriksa fakta, Snopes, juga pernah mengonfirmasi informasi yang sama pada 2015.

Kala itu, narasi yang beredar menyebutkan fenomena itu dengan “Hunter’s Moon”, penduduk Amerika Utara melihat fenomena itu selama beberapa hari.

Laman Snopes mengonfirmasi bahwa Hunter’s Moon bukan fenomena yang berhubungan dengan ilusi optik dua matahari.

Hunter’s Moon merupakan sebuah nama untuk bulan purnama yang terjadi setelah Harvest Moon. Hunter's Moon terjadi saat bulan Oktober dan November.

Saat itu, bulan purnama melintas di jalur khusus di langit yang mengakibatkan bulan terlihat lebih besar dan terang.

Dari penelusuran Snopes saat itu, informasi yang sama juga dibagikan di beberapa media sosial yang ditulis dengan bahasa Arab dengan narasi yang mengaitkan dengan adanya hasil konvergensi sinar matahari dengan Jupiter.

“Gambar-gambar fenomena aneh yang disiarkan di Kanada menggambarkan munculnya langit Shamseen di Kanada, Inggris, Cina, dan Rusia. Seorang astronom mengatakan bahwa fenomena ini sangat normal dan merupakan hasil konvergensi dengan Jupiter dan pantulan sinar matahari kembali ke Bumi. Fenomena ini terjadi setiap 139 tahun,” demikian narasi yang beredar tahun 2015.

Gambar yang berupa susunan foto yang beredar di media sosial, jika menilik dari penelusuran Snopes, salah satunya juga disebut muncul sejak tahun 2008.

Kesimpulan

Fenomena munculnya dua matahari di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada adalah hoaks. Fenomena yang sebenarnya adalah fenomena matahari kedua yang terjadi akibat adanya pembentukan kristal es.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini